SAMPIT – Warga Desa Kabuau, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dikejutkan oleh insiden tragis tenggelamnya seorang anak balita di sebuah galian sumur pada Jumat, 6 Desember 2024.
Dalam sebuah rekaman video berdurasi 53 detik yang beredar luas di media sosial, terlihat suasana panik di lokasi kejadian. Seorang pria tampak mencoba melakukan upaya penyelamatan terhadap korban yang ditemukan dalam kondisi tidak sadar di dalam galian sumur.
Ia membalikkan tubuh balita tersebut dalam upaya untuk mengeluarkan air yang mungkin tertelan. Di sisi lain, seorang wanita dewasa yang diduga ibu korban menangis histeris sambil terduduk di kubangan, menyaksikan anaknya dalam kondisi sangat lemas dengan wajah membiru.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera berusaha memberikan pertolongan kepada korban setelah ditemukan di dalam galian sumur. Meskipun sudah dilakukan upaya awal, kondisi korban yang lemas membuat suasana di lokasi semakin histeris.
Kepala Desa Kabuau, Mobi Lala, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait insiden ini.
“Iya, betul kejadian ini terjadi di wilayah kami. Saat ini saya masih melakukan pendataan. Nanti akan saya kabari lebih lanjut,” ujar Mobi Lala.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas korban maupun kronologi lengkap bagaimana balita tersebut bisa terjatuh dan tenggelam di galian sumur.
Namun, Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa lokasi galian sumur tersebut berada di area yang mudah dijangkau anak-anak ,tepatnya depan tempat tinggal yang bentuknya seperti mess (atau kos), tetapi belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kejadian.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post