PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah (DAD Kalteng) terus memperluas bantuan bagi korban banjir di Kota Palangka Raya. Bantuan yang diberikan kali ini berupa 400 bungkus makanan siap saji yang disalurkan setiap hari di wilayah Flamboyan Bawah, salah satu daerah yang terdampak parah oleh banjir.
Ketua DAD Kalteng, Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil kerjasama antara DAD Kalteng dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan relawan. “Makanan siap saji ini kami distribusikan setiap hari untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak. Kami akan terus hadir hingga situasi banjir mereda,” ujar Agustiar, Jumat 6 Desember 2024.
Selain makanan siap saji, bantuan juga meliputi kebutuhan pokok lainnya seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral yang dibagikan di posko-posko pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut. DAD Kalteng memastikan bahwa bantuan akan terus diperluas, mencakup lebih banyak wilayah yang membutuhkan.
Banjir yang melanda Kota Palangka Raya sejak beberapa pekan terakhir akibat luapan Sungai Kahayan dan Rungan telah mengakibatkan 14 kelurahan terendam. Ribuan warga terpaksa mengungsi, dan bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban mereka.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, pada Rabu (4/12), banjir telah merendam ratusan rumah. Makanan dan air bersih menjadi kebutuhan mendesak di posko-posko pengungsian. Agustiar Sabran juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kolaborasi antara berbagai pihak untuk menghadapi bencana ini.
“Kerjasama ini bukan hanya soal bantuan material, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Kalteng, yaitu Huma Betang,” tambahnya. Bantuan ini dipastikan akan terus berlanjut hingga kondisi kembali normal, dengan komitmen DAD Kalteng, ormas, dan organisasi pemuda untuk mendukung warga terdampak selama masa tanggap darurat banjir. “Melalui kerjasama dan saling mendukung, kita bisa melewati ujian ini bersama-sama,” tutup Agustiar Sabran.
Selain DAD Kalteng, berbagai ormas dan organisasi pemuda juga terlibat dalam distribusi bantuan. Salah satu perwakilan organisasi pemuda, Chandra, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menunjukkan solidaritas masyarakat Kalteng. “Ini adalah tanggung jawab bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” ujarnya.






















Discussion about this post