SAMPIT – Suasana sempat tegang ketika puluhan petugas pemadam kebakaran dan polisi bergegas menuju lokasi yang dilaporkan terjadi kebakaran di Jalan Samekto, Kecamatan Baamang, Sampit, pada siang hari. Berdasarkan informasi yang tersebar di media sosial, dua rumah dikabarkan tengah dilalap api.
Dengan cepat, sirine mobil pemadam dinyalakan dan kendaraan polisi turut meluncur ke lokasi kejadian membuat warga sekitar panik. Namun, setibanya di sana, tidak ada tanda-tanda kebakaran yang dimaksud. Tidak ada asap maupun api, apalagi rumah yang terbakar. Setelah dilakukan pengecekan, informasi yang diterima ternyata adalah video kebakaran lama yang terjadi satu tahun lalu.
Salah seorang relawan damkar mengakui bahwa dirinya telah meneruskan laporan dari warga tanpa memverifikasi kebenarannya. Dimana awalnya informasi tersebut tersebar di group whatsapp bahwa kejadian di Jalan Smekto, namun ternyata vidio tesebut vidio lama.
Setelah mengetahui bahwa informasi tersebut hoax, petugas pemadam kebakaran dan polisi yang sudah mengenakan seragam lengkap pun harus kembali ke markas dengan rasa kecewa. Mobil patroli polisi yang ikut dikerahkan juga harus kembali tanpa menjalankan tugas yang sebenarnya.
Sementara itu, Kapolsek Baamang, AKP Moch. Romadhon, yang juga turut menanggapi kejadian tersebut, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Setiap laporan yang masuk pasti kami tindaklanjuti. Namun, masyarakat diharapkan lebih cermat dan memastikan informasi yang diterima sebelum menyebarkannya, agar tidak ada kebingungan seperti ini lagi,” tegas AKP Romadhon. Rabu, 9 Oktober 2024.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post