SAMPIT – Pria yang ditemukan tewas membusuk dalam rumah di Jalan Sawit Raya II, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diketahui bernama Ahua yang merupakan warga Jalan Mawar, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya.
“Kalau berdasarkan identitasnya itu, warga Palangka Raya. Dan pengakuan tentangga nya almarhum jarang berkomunikasi dengan warga sekitar,” ucap Rofik salah seorang tim relawan Sampit, Senin, 8 Juli 2024.
Menurutnya, proses evakuasi almarhum Ahua memakan waktu yang cukup lama. Petugas kesulitan memasukan jasad tersebut ke kantong mayat lantaran daging korban yang sudah cepat hancur karena diduga meninggal sudah 8 hari. Walaupun demikian, proses evakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit terlaksana.
Berdasarkan pantauan wartawan ini, kondisi korban sudah mulai membusuk dan bagian tubuhnya sudah mulai dimakan belatung dan saat proses evakuasi kaki kanannya juga bocor sehingga menambah aroma busuk di lokasi evakuasi tersebut.
Korban ditemukan meninggal pada Minggu, 7 Juli sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga korban meninggal karena serangan jantung. Selain itu, korban terakhir dilihat pada 27 Juni 2024 lalu.
Selain itu, diduga korban bekerja di salah satu perusahaan sawit yang berada di Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim. Dan almarhum diduga masih ada ikatan keluarga dengan Alvin CS (yang permasalahan dengan Hok Kim di desa Pelantaran).
Hingga berita ini dinaikkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Dan proses visum terhadap korban dilakukan pada pagi hari tadi sekitar pukul 09.00 WIB.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post