PALANGKA RAYA – Gotong royong adalah budaya Indonesia yang telah dikenal sejak zaman dahulu. Hal ini terus diajarkan dari generasi ke generasi dan diterapkan dalam berbagai kegiatan untuk membangun masyarakat yang tangguh dan peduli.
Namun, semakin berkembangnya zaman, nilai-nilai gotong royong ini mulai tergerus, dan banyak masyarakat yang tidak lagi memilikinya. Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Wiyatno, mengajak masyarakat untuk mempertahankan dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong supaya nilai-nilai ini tidak hilang.
“Solidaritas dan kerjasama yang terjadi melalui gotong royong dapat memperkuat kebersamaan masyarakat Kalteng dan membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan,” ujar Wiyatno, Senin 8 Juli 2024.
Wiyatno menyebutkan gotong royong dibangun dengan tujuan untuk membantu orang lain dalam mencapai tujuan bersama. Budaya gotong royong ini menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang inklusif dan saling peduli.
“Ini bukan hanya tentang membantu tetangga, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas dalam komunitas,” imbuhnya.
Pada kenyataannya, pentingnya budaya gotong royong terletak pada kemampuannya untuk mengatasi berbagai tantangan dan memperkuat rasa persatuan di tengah perbedaan. Dalam kolaborasi dan kerjasama yang erat, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan harmonis untuk semua. Dengan gotong royong, masyarakat dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan untuk mencapai kemajuan bersama.
“Kembali menghidupkan semangat gotong royong adalah penting untuk membangun kekuatan sosial yang terus berkembang. Hal ini dapat membantu masyarakat mengatasi berbagai tantangan dan memperkuat kebersamaan serta solidaritas,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post