SAMPIT – Jenazah Almarhum Fendi (45) yang ditemukan mengapung di Pelabuhan Mentaya pada Sabtu 17 Februari 2024 sekitar pukul 16.30 wib, rencananya akan langsung makamkan oleh pihak keluarga.
“Malam ini kami akan langsung makamkan almarhum, soalnya keluarga yang lain sudah menggali kuburannya,” kata Sawaqi kepada wartawan ini, Sabtu, 17 Februari 2024.
Ia mengaku ikhlas atas musibah ini apalagi almarhum memiliki kondisi gangguan kejiwaan. Dimana sebelumnya pernah dirawat di RSUD dr Murjani Sampit.
“Kami keluarga ikhlas. Soalnya almarhum ini tidak pernah ada masalah dengan orang. Fendi juta kondisinya gangguan kejiwaan , sudah lama. Sebelumnya pernah dirawat di RSUD dr Murjani Sampit,” jelasnya.
Dari informasi hasil visum yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit, ditubuh korban ditemukan dibagian bibir ada luka robek dan bahu dan lutut ada luka bekas jatuh. Diduga almarhum bukan korban pembunuhan.
Diberitakan sebelumnya, Fendi keluar rumah pada Jumat, 16 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 wib, dimana saat itu almarhum tidak kembali lagi ke rumah dan pihak keluarga berupaya mencari ke Aparat kepolisian dan Satpol PP.
Fendi ditemukan mengapung di Pelabuhan Mentaya sekitar pukul 16.30 wib dengan keadaan masih mengenakan pakaian kaos dan celana pendek.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post