PALANGKA RAYA – Ibukota Kalimantan Tengah (Kalteng), Palangka Raya saat ini sedang mengalami pembaharuan besar-besaran di kawasan pusat kota. Renovasi Bundaran Besar, dengan Tugu Talawang yang kini menghiasi lingkungan sekitarnya, menjadi proyek besar yang sudah mendekati tahap akhir. Dimana pada tahap ini akan dilakukan peningkatan penyempurnaan Tugu Talawang di bagian atasnya. naviglangk_r_circl'erogle_ads"> f=duWk-span>
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan dengan pembangunan ini, Tugu Talawang, dengan segala keindahan artistik yang diusungnya, tentu menjadi bagian yang signifikan. Pembangunan Tugu Talawang harus disempurnakan, terutama pada bagian atasnya. Wagub Edy Pratowo menjelaskan beberapa opsi, mulai dari menambahkan jam digital, tulisan, atau elemen lainnya yang akan mempercantik Tugu Talawang.
“Pembangunan Tugu Talawang akan menjadi lambang kebanggaan masyarakat setempat dan menjadi destination point bagi wisatawan yang datang ke Palangka Raya dalam waktu yang akan datang,” sebut wagub, Minggu 18 Februari 2023.
Wagub mengutarakan arti penting dari pembangunan ini dalam menciptakan identitas sosial bagi masyarakat setempat. Sementara itu, bagi kota Palangka Raya, merekam identitas sosial melalui pembangunan ini menjadi penting dan menjadi momentum yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Membangun identitas sosial melalui pembangunan adalah tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat setempat. Konstruksi sosial yang dipilih akan membentuk citra positif kota Palangka Raya di mata masyarakat Indonesia dan juga dunia.
“Bundaran Besar adalah episentrum yang strategis sebagai pintu masuk ke berbagai kabupaten lainnya, sehingga ingin memiliki sebuah ikon yang bisa merepresentasikan kota tersebut,” imbuhnya.
Meskipun pembangunan ini mendapat dukungan dari pemerintah setempat, namun nama untuk Bundaran Besar belum ditentukan. Wakil Gubernur mengharapkan bahwa pada launching atau peluncurannya yang akan dilaksanakan pada Hari Jadi Kalteng di Mei mendatang, nama final Bundaran Besar sudah bisa diputuskan. Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, juga telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan usulan nama ini melalui sosial media.
“Sampai saat ini, sudah banyak usulan yang diberikan, seperti Bundaran Talawang, Bundaran Besar Talawang, dan Bundaran Pancasila. Namun, tidak bisa serta-merta menetapkan nama akhir dari bangunan ikonik ini. Pilihan akhir akan bergantung pada proses di mana masyarakat akan dilibatkan dan akan memilih sendiri nama yang sesuai untuk Bundaran Besar Palangka Raya,” beber wagub.
Adanya partisipasi masyarakat dalam penamaan Bundaran Besar juga menjadi upaya yang tepat dalam membangun kerj akbran0 earfPratowo memberikan keterangan pers soal progres pemenamaana menjadi upanran Besar bk usulan yang dibearfkatnnya ikirran Besar bedon point bagi wisatawan yawanbean pers soalrikan ps://k, tenmumpai asi masyaemeparsi datainerp>(vi/00616345_74)ainerogle_ads"> per '998233_rss="s="js="j class="ttps'erogle_ads"> per '998233_rss="s="js="'
