PANGKALAN BUN – Embung Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) makan korban, seorang remaja dengan riwayat keterbelakangan mental ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung, Kamis 11 Januari 2024 Pukul 07.30 WIB.
Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Muhammad Fachrurrazi. Ia membenarkan, bahwa korban memang dalam kondisi ada riwayat sakit keterbelakangan mental. “Korban ini memiliki riwayat keterbelakangan mental, dan keluarga korban tidak ingin memperpanjang permasalahan tenggelamnya korban, dan sudah menerima bahwa korban meninggal akibat tenggelam,” ungkapnya.
Menurut keterangan saksi, korban kesehariannya berada di rumah karena mempunyai penyakit keterbelakangan mental. Sebelumnya juga, korban pernah diajak ke embung Desa Marga Mulya, namun saat ini air di embung Desa Marga Mulya arusnya deras akibat hujan lebat tadi malam.
Korban ditemukan pertama kali oleh pekerja pembuat embung dengan kondisi korban sudah mengapung ditengah embung. Sementara itu, keluarga korban pada pukul 06.30 WIB tidak menjumpai korban di rumah dan berusaha mencarinya, dan menanyakan kepada tetangga, dan mendapat informasi mereka melihat korban berjalan ke belakang menuju embung.
Kemudian, keluarganya pun mencari ke embung Desa Marga Mulya dan menemukan korban sudah mengambang ditengah embung, dalam kondisi sudah meninggal dunia. “Setelah korban ditemukan pekerja embung, keluarganya kemudian datang setelah mendapat informasi dari tetangga korban menuju ke embung, namun korban sudah meninggal dunia,” terangnya.
Selanjutnya, saksi dan keluarga korban bersama warga, mengangkat korban dari embung Desa Marga Mulya dan selanjutnya korban dibawa ke rumah duka. “Saat ini koran sudah berada di rumah orang tuanya dan rencana akan dimakamkan juga hari ini di tempat pemakaman umum Desa Marga Mulya,” pungkasnya.
(lih/ikalteng.com)





















Discussion about this post