SAMPIT – Reuni Akbar SMP Negeri 1 Sampit tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui layanan kesehatan gratis berupa akupuntur massal dan pelayanan herbal.
Kegiatan sosial ini digagas oleh alumni SMPN 1 Sampit angkatan 1984 yang bekerja sama dengan Majelis Pelayanan Kesehatan Umum dan Sosial (MPKU) Muhammadiyah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Ketua Bidang MPKU Muhammadiyah Kotim, Agus Mulyadi, mengatakan bahwa pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bentuk pengabdian alumni kepada sekolah, warga, dan masyarakat yang hadir dalam rangkaian kegiatan reuni akbar. Pelayanan yang diberikan meliputi akupuntur massal serta layanan herbal yang dapat diakses secara cuma-cuma oleh seluruh peserta kegiatan.
“Kegiatan alumni hari ini kami mengadakan pelayanan secara gratis yaitu akupuntur, di samping juga pelayanan herbal dari alumni SMP Negeri 1 Sampit tahun 1984. Kami mengadakan pelayanan kesehatan berupa akupuntur massal secara gratis, di samping juga pelayanan herbal kepada seluruh warga maupun keluarga yang hadir pada kegiatan ini,” ujar Agus Mulyadi, Senin 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan, layanan tersebut didukung langsung oleh Klinik Kesehatan Muhammadiyah Kabupaten Kotim, sekaligus menjadi wujud kepedulian alumni yang kini berkiprah di bidang kesehatan. Agus berharap pelayanan ini dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi warga SMPN 1 Sampit dan masyarakat umum yang ikut memeriksakan kesehatannya.
“Kami juga dari Klinik Kesehatan Muhammadiyah Kabupaten Kotim dan juga selaku alumni dari SMP Negeri 1 Sampit. Kami harapkan kegiatan ini merupakan pelayanan yang dapat membantu khususnya warga SMP Negeri 1 Sampit dan warga yang hadir,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Agus memaparkan bahwa akupuntur merupakan metode pelayanan kesehatan dengan teknik penusukan jarum pada titik-titik tertentu di tubuh untuk membantu meningkatkan kondisi kesehatan secara menyeluruh.
“Pelayanan akupuntur ini adalah pelayanan untuk kesehatan dengan memberikan beberapa tusukan menggunakan jarum pada beberapa titik di tubuh untuk meningkatkan kondisi kesehatan sehingga badan menjadi sehat dan segar dan pulih kembali dari segala sakit, dan juga dapat untuk kecantikan serta menurunkan berat badan dan menghilangkan keriput maupun gangguan-gangguan yang mengganggu kebugaran,” jelasnya.
Antusiasme warga terhadap layanan kesehatan gratis ini terbilang tinggi. Sejak pagi hingga siang hari, peserta terus berdatangan untuk mendapatkan pelayanan akupuntur. Agus menyebutkan, jumlah pasien yang dilayani hampir mencapai 50 orang dalam satu hari kegiatan.
“Antusiasme daripada warga yang hadir dalam pelayanan akupuntur sangat luar biasa sehingga pada hari ini kami mencapai hampir 50 pasien yang berobat pada kegiatan alumni ini,” ungkapnya.
Kepala SMP Negeri 1 Sampit, Suyoso, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh alumni yang telah berkontribusi menyukseskan reuni akbar dengan berbagai kegiatan sosial, khususnya pelayanan kesehatan gratis yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga sekolah dan masyarakat.
“Saya terima kasih kepada alumni yang menyelenggarakan Reuni Akbar dengan berbagai kegiatan, salah satunya pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan, kemudian layanan pengobatan yang diberikan oleh salah satu alumni yaitu Dokter Agus yang saat ini mengelola klinik di Muhammadiyah,” kata Suyoso.
Ia juga mengaku bangga atas capaian para alumni SMPN 1 Sampit yang sukses meniti karier dan tetap memiliki kepedulian sosial, terutama di bidang kesehatan.
“Kami sangat berterima kasih dan kami sebagai pengguna layanan gratis ini menyatakan sangat salut dan bangga dengan alumni SMPN 1 Sampit yang sukses meniti karier khususnya di bidang kesehatan,” tambahnya.
Salah satu peserta layanan kesehatan gratis, Aisyah, mengaku merasakan langsung manfaat dari pelayanan akupuntur yang diberikan. Meski sempat merasa tidak nyaman di awal, ia menyebut kondisi tubuhnya menjadi lebih baik setelah menjalani terapi.
“Pertama memang saat dimasukkan jarum memang terasa sakit, tapi setelah itu Alhamdulillah saya merasa lebih nyaman dan lebih sehat, terutama sebelumnya tangan saya ada merasa kebas-kebas atau kesemutan,” tuturnya.
Aisyah juga menyampaikan rasa senangnya karena dapat memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan secara gratis dalam kegiatan reuni tersebut.
“Saya sangat senang sekali kita bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post