SAMPIT – Puncak peringatan HUT ke-41 SMP Negeri 4 Sampit berlangsung meriah, Senin 24 November 2025. Tidak hanya dirayakan sebagai momentum bertambahnya usia sekolah, kegiatan tahun ini juga menghadirkan Showcase dan Talkshow Implementasi Pembelajaran Mendalam yang melibatkan 26 kelas, para orang tua, mitra belajar, guru, hingga siswa.
Acara dikemas sebagai bentuk nyata penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan penguatan 8 dimensi profil lulusan menuju Generasi Emas 2045.
Ketua Panitia, Dina Ariyanti, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan besar tersebut.
“Kegiatan ini mengangkat tema ‘41 Tahun SMP Negeri 4 Sampit: Menanamkan Kebiasaan Baik, Menguatkan Pembelajaran Mendalam, dan Mewujudkan Generasi Emas 2045’. Selain peringatan HUT, kegiatan ini juga menampilkan praktik implementasi pembelajaran mendalam di 26 kelas serta podcast bersama orang tua, mitra belajar, guru, dan siswa,” ujarnya, Senin 24 November 2025.
Ia menegaskan lima tujuan utama kegiatan, mulai dari menampilkan praktik baik pembelajaran mendalam, meningkatkan pemahaman guru, mendorong kolaborasi, menggali refleksi mendalam, hingga mengembangkan budaya belajar berkelanjutan.
“Kami berharap acara ini menjadi kenangan manis sekaligus pembelajaran bagi seluruh warga sekolah. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, khususnya panitia dan keluarga besar SMPN 4 Sampit. Kami mohon maaf bila ada kekurangan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Sampit, Anjar Subiantoro, menegaskan bahwa pembelajaran mendalam kini menjadi pendekatan utama sekolah dalam membangun karakter dan kompetensi peserta didik.
“Pembelajaran mendalam menekankan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olahraga secara holistik. Tiga inti utama tersebut diharapkan mampu mewujudkan delapan dimensi profil kelulusan,” jelasnya.
Delapan dimensi yang dimaksud, sebut Anjar, mulai dari keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, hingga komunikasi.
“Apa yang kita saksikan pagi ini adalah wujud kreativitas murid. Hadirnya orang tua, dinas pendidikan, dan masyarakat merupakan bentuk sinergi kita bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Anjar juga menyinggung usia sekolah yang kini mencapai 41 tahun.
“Kalau dianalogikan dengan manusia, usia ini sudah memasuki masa matang. Tetapi semangat kita justru semakin kuat. Kegiatan ini juga disiarkan secara live melalui TikTok, YouTube, dan Instagram resmi SMPN 4 Sampit,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh tamu undangan untuk mengunjungi 26 kelas yang menampilkan hasil implementasi pembelajaran mendalam.
“Kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru, staf, dan para siswa. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” lanjutnya.
Anjar juga menyampaikan gambaran umum kondisi sekolah. SMPN 4 Sampit saat ini memiliki 26 rombel dengan total 851 siswa dan 56 guru serta tenaga kependidikan. Sekolah juga memiliki kurang lebih 24 kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah pembinaan bakat dan minat siswa.
“Bakat dan minat serta pengembangan karakter murid bersumber dari BOS, mencapai sekitar 20% dari total anggaran. Tahun 2026 kami mendapat pagu kurang lebih Rp953 juta. Dana tersebut digunakan untuk program sekolah, termasuk pengembangan perpustakaan yang wajib menyediakan buku minimal 10% dari anggaran,” jelasnya.
Kegiatan HUT ke-41 ini menjadi salah satu perayaan terbesar yang pernah digelar SMPN 4 Sampit. Tidak hanya menampilkan hasil karya siswa, tetapi juga memperkuat budaya kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sebagai pondasi utama peningkatan mutu pendidikan di Kotawaringin Timur.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post