SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur meminta, pihak sekolah tidak hanya fokus pada materi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk meningkatkan iman dan takwa selama bulan Ramadan 1446 Hijriah ini.
“Khususnya selama kegiatan belajar mengajar di sekolah, madrasah, dan satuan pendidikan keagamaan tetap berjalan hingga 20 Maret,”kata Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah, Jumat 7 Maret 2025.
Lanjutnya, selama Ramadhan sekolah dianjurkan mengadakan tadarus Al-Quran, pesantren kilat, kajian keislaman, hingga kegiatan sosial untuk siswa muslim. Sementara siswa non-Muslim tetap difasilitasi dengan kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing,” ujarnya.
Hendaknya kata Irfan, sekolah merujuk pada Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri, yang mengatur teknis pembelajaran selama Ramadan dan masa libur Idulfitri.
“Kegiatan pembelajaran selama Ramadan ini dirancang agar lebih fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan siswa dalam menjalankan ibadah puasa,”ungkapnya.
Dengan suasana belajar yang lebih religius dan santai, diharapkan peserta didik tetap semangat mengikuti proses belajar mengajar, sekaligus bisa memperdalam pemahaman agama serta meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas positif.
“Selain itu, pihak sekolah dan orang tua diimbau berperan aktif dalam mendampingi siswa, baik dalam kegiatan belajar maupun ibadah, agar Ramadan menjadi momentum peningkatan akhlak mulia dan kebersamaan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post