SAMPIT – Etty Zuraida selaku Pengawas SMA-SMK Disdik Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan pentingnya perencanaan berbasis data dalam peningkatan kualitas pendidikan.
“Khususnya saya berpesan untuk guru penggerak harus tetap maju bergerak menuntut ilmu, berkolaborasi bersama untuk dunia kependidikan. Dan jangan lupa juga menuntut ilmu, menambah ilmu terutama materi-mati di rapat pendidikan berkaitan dengan perencanaan berbasis data,”ujarnya, Jumat 6 Desember 2024.
Yaitu ujarnya, agar mengetahui apa yang menjadi keinginan masyarakat dan dunia pendidikan sehingga tetap maju dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
Sementara itu Edie Sucipto selaku Kabid GTK Disdik Kotim menyampaikan, guru penggerak di Kotim sampai dengan berakhirnya tahun 2024 sudah meluluskan sebanyak 168 guru penggerak baik itu jenjang TK, SD maupun SMA sederajat sampai pada angkatan ke-11 yang Nanti pada hari Sabtu 7 Desember akan melaksanakan Loka 7 atau panen hasil karya yang merupakan loka terakhir.
“Tentu kami mengharap bahwa di tahun 2025 Kementerian pusat masih melaksanakan program ini, karena sedikit informasi yang kami sampaikan bahwa untuk angkatan 12 sudah diseleksi dan sudah memperoleh hasil,”bebernya.
Yaitu sudah memperoleh calon guru penggerak angkatan 12 dan juga sudah memperoleh pengajuan praktek untuk mereka yang calon guru penggeran angkatan 12.
“Tapi tentu kita akan menunggu kepastian dari pemerintah pusat apakah nanti 2025 langsung berlanjut atau seperti apa.
Dalam dunia pendidikan tentu kita mengharapkan guru-guru penggerak ini sebagaimana tujuannya menjadi pemimpin satuan pembelajaran dan juga merangkul kawan-kawannya melalui pengimbasan,”terangnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post