PALANGKA RAYA – Ketua KPU Kalimantan Tengah dan timnya dalam memastikan keamanan gudang penyimpanan logistik Pilkada serentak 2024. Dengan standar keamanan yang ketat, KPU berupaya memastikan distribusi logistik berjalan lancar demi kelancaran proses demokrasi.
Ketua KPU Satriadi, dengan tegas memastikan bahwa gudang penyimpanan logistik Pilkada di Kabupaten Kotim dan Katingan telah memenuhi standar keamanan yang telah ditetapkan.
”Dari hasil monitoring gudang logistik di KPU Kabupaten Kotim dan Katingan, semua telah memenuhi standar atau kriteria yang ditetapkan. Bersama sejumlah pihak terkait seperti TNI dan Polri serta lainnya juga ingin memastikan keamanan gudang logistik juga sesuai standar, ” ujarnya.
Upaya penjaminan keamanan ini turut didukung oleh sejumlah pihak terkait, seperti TNI, Polri, dan instansi lainnya. Sekretaris KPU Kalteng, Muhammad Hasyim, juga menegaskan bahwa seleksi gudang dilakukan secara ketat dengan berbagai kriteria yang harus dipenuhi, seperti ketahanan terhadap banjir, instalasi listrik yang memadai, hingga keberadaan CCTV untuk pengawasan.
Selain aspek keamanan fisik gudang, KPU juga memberikan perhatian pada perlengkapan dan fasilitas pendukung lainnya, seperti paleta barang, sarana transportasi yang memadai, hingga ketersediaan alat pemadam kebakaran. “Semua upaya ini dilakukan guna memastikan bahwa distribusi logistik Pilkada dapat berjalan lancar dan aman,” Sebut Hasyim.
Menyadari pentingnya peran logistik dalam kesuksesan Pilkada, KPU Kotim pun telah mencapai 75% persiapan logistik di wilayahnya. Dari kotak suara hingga berbagai perlengkapan TPS, segala persiapan telah dilakukan dengan seksama. Tahapan sortir, lipat, dan hitung surat suara telah menjadi fokus utama, melibatkan banyak tenaga kerja untuk menjamin segala proses berjalan dengan baik.
Dengan segala persiapan yang matang dan komitmen yang tinggi terhadap keamanan dan kelancaran proses Pilkada, KPU Kalimantan Tengah menunjukkan keseriusannya dalam menjaga demokrasi yang berkualitas.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post