SAMPIT – Sebanyak delapan sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menerima penghargaan Adiwiyata, yakni lima sekolah terima Adiwiyata Nasional 2024 dan tiga sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Kita mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah berhasil menerima penghargaan sekolah adiwiyata, setelah sebelumnya menjalani beberapa penilaian,”kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah, Minggu 6 Oktober 2024.
Lanjutnya, penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Alue Dohong pada Rabu 2 Oktober 2024 di Auditorium Dr Ir Soejarwo Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta.
Dalam kegiatan itu juga dihadiri sekolah adiwiyata, DLH Provinsi, Kabupaten/Kota, Satker BP2SDM serta mitra KLHK. “Tentu kita mengharapkan sekolah yang berhasil mendapatkan penghargaan ini menjadi percontohan bagi sekolah lainnya terutama dalam hal menjaga kebersihan lingkungan di sekitar sekolah,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala DLH Kotim Machmoer mengatakan, di tingkat Provinsi ada 16 sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata Nasional dan 5 sekolah diantaranya berada di Kotim yaitu SDS 23 Best Agro, SDS Hamparan 2, SMAN 1 Cempaga, SMP Bumitama Metro Cempaga dan SMP Tunas Pertiwi.
“Sedangkan, penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri di tingkat Provinsi Kalteng berjumlah 10 sekolah dan tiga sekolah diantaranya berada di Kotim yaitu SMPS Hamparan 2, SMPS 1 Bumitama Antang Kalang, SDS Bumitama SBHE,”bebernya.
Terpisah Kepala SDS Hamparan 2 Pratama Putra Saragih menyampaikan, rasa syukur yang tak terhingga lantaran SDN Hamparan 2 mendapatkan penghargaan nasional ini.
“Dengan usaha dan kerja sama yang luar biasa, kami berhasil meraih predikat Adiwiyata Nasional. Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan hidup telah menjadi bagian dari nilai-nilai sekolah kita,” ucapnya.Dirinya juga menyampaikan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mewujudkan sekolah yang berkelanjutan.
“Terima kasih kepada DLH kalimantan Tengah, DLH Kotawaringin Timur, dan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur yang telah menjadi mitra terbaik dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan,”tutupnya.
Diketahui, berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 1233 Tahun 2024 menyebutkan bahwa dari hasil penilaian yang telah dilakukan, KLHK menetapkan 512 Sekolah Adiwiyata Nasional dan 208 Sekolah Adiwiyata Mandiri.
Sekolah yang mendapatkan penghargaan ini telah melakukan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang dibuktikan dengan melaksanakan 6 aspek perilaku ramah lingkungan hidup.
Enam aspek itu diantaranya menjaga kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, menanam dan memelihara tanaman, mengelola sampah dengan 3R, konservasi air, konservasi energi, inovasi terkait Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH).
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post