SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menekankan, visi untuk perubahan lingkungan belajar harus ditanamkan dalam diri setiap calon guru penggerak. Karena tujuan awal guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran dan pemimpin satuan pendidikan.
“Maksudnya, pemimpin pembelajaran adalah merancang pembelajaran sedangkan pemimpin satuan pendidikan berkenaan dengan leadership dan manajerial di sekolah masing-masing,”kata Kabid GTK Dinas Pendidikan Kotim Edie Sucipto, Sabtu 7 September 2024.
Lanjutnya, yaitu dengan menekankan bahwa yang paling penting adalah visi untuk perubahan lingkungan belajar. Yang mana dengan visi tersebut maka calon guru penggerak siap untuk menciptakan perubahan positif dalam sistem pendidikan.
“Selain itu juga membantu peserta didik dalam meraih potensi maksimal, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk generasi akan datang Melalui pembelajaran inovatif,” bebernya.
Lanjutnya, Bahkan dalam lokakarya 2 calon guru penggerak angkatan 11 Kabupaten Kotim banyak peserta yang antusias membuat kesepakatan kelas serta rincian kesepakatan selama pembelajaran hal itu menunjukkan minat guru di Kabupaten Kotim sangat baik untuk menyukseskan program guru penggerak.
“Untuk itu diharapkan semangat calon guru penggerak ini tidak hanya di awal saat lokakarya saja namun juga sampai nantinya lulus dan menerapkan ilmu itu di sekolah masing-masing yang mana pada lokakarya khususnya aksi nyata tentang budaya positif menekan pada restitusi dan keyakinan kelas memandu calon guru penggerak untuk saling memberikan umpan balik,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post