SAMPIT – SDN 11 Baamang Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajarkan kbhinekaan kepada seluruh peserta didik melalui kegiatan gelar karya dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) sebagai implememtasi kurikulum merdeka.
“Gelar karya yang di gelar SDN 11 Baamang Tengah mengangkat tema gaya hidup berkelanjutan dan ber Kebinekaan. Hal ini patut kita apresiasi karena mengajarkan anak-anak sejak dini indahnya keberagaman,”kata Kasi Kurikulum dan Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kotim, Akbar, Jumat, 22 Desember 2023.
Lanjutnya, hal ini sejalan dengan pendidikan kebhinekaan yanh harus ditanamkan setiap satuan pendidikan. Sehingga para pelajar memiliki jiwa toleransi yang tinggi serta dapat menerima setiap perbedaan yang ada.
“Pendidikan kebinekaan merupakan suatu bentuk layanan pendidikan yang mengenalkan berbagai macam perbedaan dan menjadikan perbedaan tersebut sebagai modal dan potensi untuk saling mengisi dan melengkapi kekurangan, sehingga tercipta suasana hidup yang lebih indah, lebih lengkap, hidup rukun, toleran, dan harmoni,”jelasnya.
Menurutnya, makna dari kebhinekaan sendiri adalah kesadaran terhadap perbedaan, termasuk perbedaan terhadap dalam keyakinan agamanya sehingga harus saling menghormati dan tidak memaksakan keyakinan tersebut kepada orang lain.
“Melalui kegiatan gelar karya ini sekolah dapat mengenalkan keberagaman budaya kepada peserta. Melalui beberapa karya serta penampilan penampilan dari peserta didik itu sendiri,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post