PALANGKA RAYA – Ribuan umat Kristen dari berbagai denominasi gereja hadir dalam Ibadah dan Perayaan Natal Pemerintah Provinsi Kalteng, DAD Kalteng dan PGIW Kalimantan Tengah di GOR Indoor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut kilometer 5, Palangka Raya, Kamis, 21 Desember 2023.
Ibadah Natal kali ini memiliki tema yang diambil dari Injil Lukas 2:14, “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”.
Khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. Gomar Gultom, M.Th, dengan subtema “Dengan semangat dan sukacita natal membangun huma betang untuk Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis”. Dalam khotbahnya, Gultom mengajak para hadirin untuk melawan kuasa dosa yang menghalangi umatNya untuk mencapai damai sejahtera.
“Penting bagi umat untuk menjaga integritas kristiani dalam bermasyarakat, dan menghindari perilaku yang egosentris serta korupsi,” ujar Pdt Gomar Gultom dalam khotbahnya.
Ibadah Natal Pemprov dirangkai dengan perayaan Natal yang semakin meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, seperti Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, Ketua Umum DAD Kalteng, dan unsur Forkompinda Kalteng. Perayaan ini juga dihadiri oleh artis lokal dan ibukota seperti Michael Panjaitan dan Maria Priscilla.
Ibadah dan Perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, DAD Kalimantan Tengah dan PGIW Kalimantan Tengah ini menyediakan ratusan doorprize dan diisi dengan paduan suara dari ASN Pemprov Kalteng. Keberadaan doorprize seolah menjadi hiburan tersendiri bagi para jemaat yang ingin merayakan Natal secara meriah dan penuh kasih.
Ketua dan Pembina Kerohanian Kristen Pemprov Kalteng, Leonard S. Ampung menyampaikan dalam momen Natal ini, umat Kristen diajak untuk merenungkan dan memaknai pesan Natal, yaitu kelahiran Putra Allah yang menjadi penyelamat dunia.
“Perayaan Natal juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga integritas dan menghindari perilaku buruk yang bisa merusak martabat kita sebagai orang Kristen. Semoga perayaan Natal di Kalimantan Tengah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk hidup dengan nilai-nilai kekristenan dalam bermasyarakat dan berkarya,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post