SAMPIT – Berkaitan dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tentang penutupan sejumlah ruas jalan yang mengharuskan sejumlah sekolah belajar dari rumah kembali ditegaskan, bahwa edaran itu bukan untuk meliburkan sekolah.
“Jadi jangan sampai ada orangtua yang salah paham bahwa sekolah libur, yang benar belajar dari rumah. Jadi anak-anak tetap belajar di rumah dan dipantau oleh guru mereka masing-masing bisa melalui situs belajar online,” kata Plt Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, Rabu 2 Agustus 2023.
Untuk itu ujarnya, diharapkan bagi peserta didik yang sekolahnya diminta BDR agar tidak keluyuran di jam sekolah. Mengingat pembelajaran tetap berlangsung seperti saat pandemi.
“Dan ini juga hanya berlaku satu hari untuk mendukung kelancaran lomba balap sepeda pada pekan olahraga provinsi (porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kota Sampit. Jadi besoknya anak-anak sudah belajar di sekolah kembali,” tegasnya.
Diketahui, sekolah yang dimaksud yakni TK Negeri Pembina Sampit, TK Baiturrahim TK Idhata, TK Pertiwi I Sampit, SDN 3 MB Hulu, SDN 6 MB Hulu, SD IT Baiturrahim, SD Katholik Yos Soedarso, SD Kristen Sampit, SMPN 1 Sampit, SMPN 2 Sampit, SMP Muhammadiyah Sampit, SMP Kristen, Kepala SMAN 1 Sampit, SMA Katolik Taruna Jaya, SMA Maranatha, SMK Santoe Yosef.
“Ini juga untuk menindaklanjuti Surat Panitia Pekan Olah Raga Provinsi Kalimantan Tengah XII Tahun 2023 No. 242/PANPEL-PORPROV/KALTENG/VII/2023 tanggal 29 Juli 2023 perihal Pemberitahuan Penutupan Jalan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post