SAMPIT – Saat ini Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berstatus siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bahkan per tanggal 2 Agustus 2023 ini terdeteksi sebanyak 13 titik panas yang muncul di Kotim dan tersebar di sejumlah kecamatan.
“Kita masih siaga karhutla, bahkan hampir setiap hari ada saja karhutla yang terjadi. Kemarin di Mentaya Hilir Selatan dan juga Kecamatan Mentaya Hulu terjadi karhutla yang cukup besar, ditambah lagi yang terjadi di Kecamatan Kota Besi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi, Rabu 2 Agustus 2023.
Lanjutnya, saat ini titik panas muncul di Kecamatan Antang Kalang 1 titik, Kota Besi 7 titik, Mentaya Hulu 3 titik dan Teluk Sampit 2 titik. Sehingga warga setempat diminta waspada terutama warga Kota Besi yang saat ini informasinya masih melakukan pemadaman.
“Sebenarnya informasi titik panas ini tidak banyak di Kotim saja yang muncul, namun juga di daerah Seruyan bahkan lebih banyak yakni 23 titik. Terutama karena dua kabupaten ini bersebelahan, sehingga cuacanya memang tidak jauh berbeda,” ucapnya.
Apalagi kata Agus, di Kotim sendiri berdasarkan informasi BMKG tidak ada pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari terakhir hingga hari ini, sehingga kondisi itu memperparah keadaan dan bisa memicu terjadinya karhutla.
“Karhutla ini sebenarnya jarang terjadi secara alami, kebanyakan ada pemicunya api kecil dari oknum yang kurang memperhatikan kondisi lingkungan dan alam. Sehingga api kecil itu tertiup angin kencang dan dengan cepat menjalar di lahan gambut,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post