SAMPIT – Usaha guru untuk mengenali dan mengembangkan bakat siswa adalah dengan melakukan pengamatan atau observasi terhadap siswa. Guru dapat mencoba perhatikan kegiatannya apa saja yang sering dilakukan siswa saat pembelajaran berlangsung ataupun saat istirahat.
“Amati lebih detail seperti kebiasaan siswa, apa yang siswa suka lakukan, apa yang tidak disukai, hal-hal seperti apa yang menarik perhatian siswa, dan kegiatan seperti apa yang membuat mereka senang,” kata Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suyoso, Rabu 28 Desember 2022.
Tentu saja, lanjutnya, hal ini tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Guru harus bersabar sampai dapat melihat pola yang lebih jelas dari siswa. Supaya tidak terlewat, Guru boleh menuliskan hasil pengamatan dalam buku khusus/ lembar pengamatan.
“Setelah mengidentifikasi bakat peserta didik dan mendapatkan sedikit gambaran tentang minat dan bakat siswa, yang harus Guru lakukan selanjutnya adalah melakukan konfirmasi hasil pengamatan/observasi pada siswa,” tegasnya.
Caranya sederhana, dijelaskannya, guru dapat mengajak siswa mengobrol santai dan menanyakan seputar kegiatan mereka sehari-hari. Sebagai contohnya, Guru dapat menanyakan kesukaan siswa. Apakah benar mereka suka menyanyi, menggambar, atau mungkin bermain catur.
“Setelah mengetahui secara spesifik tentang kegemaran siswa, guru dapat menanyakan lebih jauh lagi tentang kegemaran mereka, apa yang membuat mereka tertarik pada hal tersebut, kesulitan yang dihadapi, dan lain sebagainya,” tandasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post