SAMPIT – Sebanyak 45 mahasiswa dari universitas Muhammadiyah Sampit atau UMSA resmi dilepas pada 23 Juli 2024 untuk melaksanakan kuliah kerja nyata KKN di Mentaya seberang tepatnya Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Wakil Rektor I Hardianti Aprina menyampaikan, KKN kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Lantaran UMSA pertama kalinya menjalin kerjasama dengan pemerintah Kecamatan Seranau untuk melaksanakan KKN di wilayah itu, yang pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak memilih pelaksanaan KKN di wilayah Selatan Kotim.
“Kita sengaja memilih kecamatan Seranau untuk menjadi lokasi KKN dengan harapan mahasiswa kita dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat selama kuliah di wilayah itu. Terutama untuk membantu desa-desa yang ada di kecamatan Seranau dalam hal pembangunan sumber daya manusia,”ujarnya, Selasa 23 Juli 2024.
Lebih lanjut dikatakannya, KKN ini di ikuti oleh 45 peserta dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) yang memang sudah memiliki dasar dalam hal mendidik. Sehingga nantinya para peserta KKN juga akan membantu mengajar di sekolah-sekolah.
“45 peserta itu terdiri dari Program Studi Pendidikan Ekonomi sebanyak 19 orang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris 15 orang, Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling 3 orang dan Program Studi Pendidikan Matematika 8 orang,”bebernya.
Menurutnya, sejumlah mahasiswa ini akan melaksanakan KKN sampai dengan 31 Agustus 2024 mendatang. Yang mana mahasiswa sudah mempersiapkan sejumlah program kerja mereka untuk membantu pembangunan di wilayah itu.
“Untuk itu kami sudah melakukan penyerahan peserta KKN kepada pemerintah kecamatan dan kami menitipkan anak-anak kami agar dapat diterima dan dibimbing selama menjalakan tugasnya d wilayah itu,”ujarnya.
Sementara itu Camat Seranau Juliansyah menyampaikan, dirinya menerima peserta KKN dengan tangan terbuka dan menaruh harapan besar kepada peserta KKN agar dapat menjalankan program-program positif bagi masyarakat setempat.
“Saya berharap adik-adik peserta KKN ini nantinya dapat berbaur dengan masyarakat sekitar, serta membuat desa-desa yang ada di Kecamatan Seranau lebih dikenal dan maju. Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada universitas Muhammadiyah Sampit telah memilih kecamatan kami sebagai lokasi KKN sebagai bentuk pengabdian mahasiswa untuk masyarakat,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post