PALANGKA RAYA – Meskipun inflasi menjadi masalah yang signifikan bagi pemerintah dan masyarakat di Indonesia, Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mencatatkan dirinya sebagai salah satu daerah yang telah berhasil menekan tingkat inflasinya dengan baik.
Menurut Staf Ahli Gubernur untuk Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, dengan inflasi sebesar 2,22%, Kalimantan Tengah berada di urutan 10 besar dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia, artinya bahwa Kalimantan Tengah aman terhadap inflasi.
“Di sinilah peran para pihak seperti pemerintah daerah, petani, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, sehingga dapat melindungi kepentingan bersama dan memperkuat keberlanjutan ekonomi,” ujarnya, Selasa 23 Juli 2024.
Yuas Elko juga menekankan bahwa komoditas seperti cabe rawit, daging ayam ras, dan beras menjadi perhatian bersama secara nasional, karena jika inflasi naik, akan memberikan dampak yang merugikan bagi masyarakat.
Yuas Elko menyoroti pentingnya kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempertahankan tingkat inflasi yang terkendali, terutama pada saat ini, di mana musim panen telah usai dan memasuki musim kemarau. Semua pihak perlu bersinergi dan bekerja sama dalam mengambil tindakan yang tepat, mengikuti arahan pemerintah, serta beradaptasi dengan situasi yang terus berubah.
“Melalui kerja sama yang erat, dan kesadaran bersama yang kuat, diharapkan inflasi di Kalimantan Tengah dapat tetap terkendali dengan baik, dan stabilitas harga terjaga untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)





















