SAMPIT — Persiapan pelaksanaan turnamen sepakbola akbar HNR CUP II 2026 terus dimatangkan panitia. Event yang disebut-sebut sebagai salah satu turnamen sepakbola terbesar di Kalimantan Tengah itu kini telah memasuki tahap persiapan lanjutan, baik dari sisi teknis pertandingan maupun penataan fasilitas pendukung.
Panitia menyebut, hingga saat ini progres persiapan penunjang pertandingan telah mencapai sekitar 40 persen. Sementara itu, kondisi lapangan Stadion 29 Nopember Sampit masih dalam proses perawatan tahap kedua guna memastikan kualitas lapangan benar-benar siap digunakan saat kompetisi dimulai nanti.
Juru Bicara Panitia HNR CUP II 2026, Adi Wahyudi atau yang akrab dikenal dengan nama Yudi Bray 57, mengatakan pihak panitia terus bekerja mempersiapkan seluruh kebutuhan turnamen agar mampu menghadirkan atmosfer sepakbola yang besar dan berkualitas bagi masyarakat Kotawaringin Timur maupun Kalimantan Tengah.
Menurutnya, HNR CUP II bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, melainkan telah berkembang menjadi event pemersatu masyarakat lintas kalangan.
“Persiapan penunjang pertandingan sudah sekitar 40 persen, sedangkan lapangan masih dalam tahap perawatan tahap kedua. Kami ingin semuanya benar-benar matang sebelum pertandingan dimulai,” ujarnya. Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam kesempatan itu, Yudi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan HNR CUP II 2026, baik secara moral maupun material.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada sponsor utama Ardiansyah atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama Cacah Ardina, yang dinilai memiliki komitmen besar terhadap kemajuan sepakbola di Kotawaringin Timur.
Selain sponsor utama, dukungan juga datang dari berbagai elemen masyarakat, kalangan pengusaha, perusahaan kelapa sawit, hingga sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang dikenal memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga sepakbola.
Tak hanya itu, beberapa anggota DPRD Kotim serta Bupati Kotawaringin Timur juga disebut ikut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan event tersebut.
“Ini bukan hanya tentang sepakbola. Setidaknya dengan adanya event besar seperti HNR CUP II ini, masyarakat bisa melupakan sejenak rasa lelah akibat hiruk pikuk politik maupun kondisi ekonomi yang sedang dirasakan saat ini,” kata Yudi.
Menurut dia, sepakbola memiliki kekuatan menyatukan masyarakat dalam satu semangat kebersamaan. Dari tribun stadion hingga lapangan hijau, masyarakat dipertemukan oleh antusiasme yang sama.
Lebih jauh, panitia berharap HNR CUP II 2026 mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda yang memiliki potensi besar di dunia sepakbola.
“Melalui event ini kita bisa bersama-sama membina generasi muda yang punya bakat besar di sepakbola,” ujarnya.
Gaung HNR CUP sendiri, kata Yudi, kini tidak hanya dikenal di Kotawaringin Timur. Turnamen tersebut bahkan mulai dikenal luas hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Ia menyebut HNR CUP telah menjadi identitas baru turnamen sepakbola rakyat berskala besar yang mampu menghadirkan atmosfer kompetisi dan hiburan dalam satu momentum.
“Hampir seluruh Kalimantan Tengah tahu HNR CUP. Ini menjadi salah satu turnamen sepakbola terbesar yang pernah diselenggarakan, khususnya di Kotawaringin Timur,” katanya.
Selain fokus pada olahraga, panitia juga berupaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Nantinya, sejumlah UMKM akan diberikan ruang di sekitar area stadion untuk memasarkan produk maupun jasa mereka kepada para penonton dan pengunjung.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat selama berlangsungnya turnamen.
“HNR CUP juga bekerja sama dengan UMKM agar mereka bisa menampilkan produk dan jasa di sekitar stadion. Tujuan kami tentu ingin membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM,” lanjut Yudi.
Sementara itu, Ketua Panitia HNR CUP II 2026, H. Basudin, turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang ikut terlibat menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, salah satu tujuan utama penyelenggaraan HNR CUP adalah menciptakan wadah bagi lahirnya bibit-bibit muda sepakbola berbakat yang nantinya mampu bersaing dengan pemain-pemain nasional.
Apalagi dalam turnamen ini, sejumlah tim disebut akan diperkuat pemain hebat dari luar daerah maupun pemain berpengalaman yang memiliki jam terbang tinggi.
“Kegiatan ini menjadi wadah mencari bibit muda yang nantinya bisa bersaing dengan pemain nasional yang didatangkan oleh tim-tim hebat dari Sampit maupun luar Sampit,” ujar Basudin.
Dengan persiapan yang terus berjalan dan dukungan yang semakin besar dari berbagai kalangan, HNR CUP II 2026 diprediksi kembali menjadi magnet sepakbola rakyat terbesar di Kotawaringin Timur.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post