SAMPIT – Putra Baru FC memastikan langkah ke babak 16 besar Turnamen HNR Cup 2 setelah menyingkirkan Tunas Garuda FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-1. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal pada laga babak 32 besar yang berlangsung di Stadion 29 Nopember Sampit, Selasa, 23 Juni 2026 sore.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana haru menyelimuti lapangan. Panitia pelaksana, perangkat pertandingan, official, serta para pemain dari kedua tim membentuk lingkaran di tengah lapangan untuk menggelar doa bersama dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya orang tua dari kapten Tunas Garuda FC.
Momen tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bukti solidaritas keluarga besar HNR Cup 2 yang turut merasakan duka yang dialami salah satu peserta turnamen.
Setelah doa bersama selesai, pertandingan pun dimulai. Putra Baru FC yang mengenakan kostum putih langsung mengambil inisiatif serangan. Tim ini dipimpin oleh sang kapten, Iwan Depay, yang mengenakan nomor punggung 28. Sementara Tunas Garuda FC tampil dengan kostum hijau tosca dan dikomandoi kapten bernomor punggung 16.
Sepanjang babak pertama, Putra Baru FC tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui kombinasi serangan dari sektor sayap maupun tengah lapangan.
Namun dominasi tersebut belum mampu menghasilkan gol. Penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia. Di sisi lain, Tunas Garuda FC bermain disiplin dan mampu menjaga area pertahanannya dengan cukup baik.
Wasit memberikan tambahan waktu satu menit pada babak pertama. Meski kedua tim berusaha mencari gol pembuka, skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit turun minum dibunyikan.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Putra Baru FC kembali mencoba menekan pertahanan lawan sejak menit-menit awal.
Peluang emas sempat didapatkan Putra Baru FC melalui sebuah tendangan keras yang berhasil melewati penjaga gawang. Namun bola hanya membentur tiang gawang sehingga gagal mengubah kedudukan.
Beberapa menit kemudian, giliran Tunas Garuda FC yang mengancam. Bahkan mereka sempat memasukkan bola ke gawang Putra Baru FC. Akan tetapi, hakim garis lebih dahulu mengangkat bendera karena posisi pemain berada dalam keadaan offside. Gol tersebut pun dianulir oleh wasit.
Pertandingan semakin menegangkan ketika memasuki menit-menit akhir. Putra Baru FC kembali berhasil membobol gawang lawan dan para pemain sempat merayakan gol tersebut. Namun setelah berkonsultasi dengan hakim garis, wasit memutuskan menganulir gol tersebut sehingga skor tetap bertahan 0-0.
Kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan. Namun rapatnya lini pertahanan masing-masing membuat tidak ada gol yang tercipta hingga waktu normal berakhir.
Pada babak kedua, wasit memberikan tambahan waktu dua menit. Meski sejumlah peluang tercipta, skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Karena pertandingan berakhir imbang tanpa gol, pemenang harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, para pemain Putra Baru FC tampil lebih tenang dan efektif saat menjalankan tugas sebagai eksekutor. Sebaliknya, beberapa penendang Tunas Garuda FC gagal memanfaatkan kesempatan yang ada.
Putra Baru FC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor adu penalti 4-1 dan berhak melaju ke babak 16 besar Turnamen HNR Cup 2.
Usai pertandingan, Kapten Putra Baru FC, Iwan Depay, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya.
“Alhamdulillah, kawan-kawan hari ini sudah berusaha maksimal. Perlawanan Tunas Garuda FC sangat luar biasa dan membuat kami harus bekerja keras sepanjang pertandingan. Namun rezeki berpihak kepada kami sehingga bisa lolos ke babak berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara HNR Cup 2, Adi Wahyudi, mengatakan bahwa Putra Baru FC kini tinggal menunggu calon lawan di babak 16 besar.
“Putra Baru FC akan menghadapi pemenang laga antara Yonif TP 631/Antang Mentaya melawan Tamuan Jaya FC. Pertandingan babak 16 besar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026,” kata Adi.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Putra Baru FC untuk menghadapi fase berikutnya. Selain menunjukkan ketangguhan dalam bertahan, tim tersebut juga memperlihatkan mental yang kuat saat menghadapi tekanan di babak adu penalti.
Dengan hasil tersebut, Putra Baru FC resmi mengamankan satu tempat di babak 16 besar dan menjaga peluang mereka untuk terus melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar juara HNR Cup 2 tahun 2026.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post