PALANGKA RAYA – Tim Sylva Kalimantan Tengah berhasil meraih juara tiga bersama pada ajang Indonesia Sentra League (ISL) Seri Nasional kategori U-11 yang digelar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan pesepak bola muda daerah bersaing di level nasional.
“Anak-anak sudah menunjukkan permainan yang luar biasa. Mereka mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil ini menjadi pengalaman berharga bagi perkembangan pemain muda Sylva Kalteng,” kata Pelatih Sylva Kalteng, Hirsup Wanma.
Perjalanan Sylva Kalteng di turnamen diawali dengan penampilan impresif pada fase penyisihan Grup A. Tim sukses menaklukkan SSB H. Apud Cirebon dengan skor 3-1 sebelum bermain imbang 3-3 melawan Mandala Merah Kabupaten Majalengka.
Hasil tersebut mengantarkan Sylva Kalteng keluar sebagai juara grup dan berhak melaju ke babak delapan besar. Pada fase gugur, wakil Kalimantan Tengah itu harus mengakui keunggulan Garuda Junior asal Provinsi Riau dengan skor 0-2 sehingga mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi.
“Anak-anak mampu memberikan penampilan terbaik dan menunjukkan semangat juang tinggi selama mengikuti turnamen,” ujarnya.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Sylva Kalteng tetap membawa pulang predikat juara tiga bersama. Permainan atraktif yang diperagakan para pemain juga mendapat apresiasi dari penonton yang hadir di Stadion Warung Jambu, Kabupaten Majalengka.
Pelatih kiper Sylva Kalteng, Dedy Sukirin atau Toldo, menilai pengalaman tampil di kompetisi nasional menjadi modal penting bagi pembinaan atlet usia dini di Kalimantan Tengah. Menurutnya, mental bertanding para pemain terus berkembang selama mengikuti turnamen.
Mantan penjaga gawang Persepar Palangka Raya itu juga menilai hasil yang diraih menunjukkan potensi besar pemain muda daerah apabila mendapatkan pembinaan yang berkesinambungan.
“Yang paling penting adalah proses. Anak-anak berani bermain, mampu menjaga kekompakan, dan menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai provinsi. Ini menjadi modal besar untuk pembinaan sepak bola usia dini di Kalteng,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya, Eko Manaldi, mengapresiasi pencapaian Sylva Kalteng pada ajang tersebut. Ia berharap keberhasilan itu dapat memotivasi para atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Menurut Eko, capaian di ISL Seri Nasional menjadi dorongan positif bagi perkembangan sepak bola usia dini di Kota Palangka Raya maupun Kalimantan Tengah sehingga pembinaan atlet dapat berjalan semakin optimal.
“Dengan hasil ini semoga menjadi motivasi ke depan, terutama di cabang olahraga sepak bola agar semakin banyak atlet muda Kota Palangka Raya yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional,” tutupnya.
(rzl/matakalteng)

















Discussion about this post