JAKARTA – Konflik internal yang melanda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhirnya menemui titik terang. Dua kubu dalam organisasi tersebut sepakat untuk mempercepat pelaksanaan Kongres PWI. Kesepakatan ini difasilitasi oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta.
“Kami sebagai bagian dari keluarga besar PWI, hadir di sini dengan difasilitasi oleh saya. Kami sepakat untuk mengadakan Kongres dipercepat,” kata Nezar Patria usai pertemuan tersebut, belum lama ini.
Nezar menambahkan, dalam pertemuan itu masing-masing pihak telah membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelenggarakan Kongres. Ia berharap, kesepakatan tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat persatuan dan soliditas di tubuh PWI.
“Kita berharap ini menjadi awal yang baik untuk membangun keguyuban, persatuan, dan kekuatan PWI ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, Harris Sadikin, menyatakan bahwa pihaknya siap menggelar Kongres dipercepat kapan saja, dengan syarat semua ketentuan yang telah disepakati sudah dipenuhi.
“Jangankan Desember atau Januari, besok pun kami siap menggelar Kongres dipercepat, asal syarat dan ketentuan sudah terpenuhi,” tegas Harris.
Adapun syarat utama yang diajukan untuk percepatan Kongres adalah kesediaan Ketua Umum untuk melaksanakan Kongres tersebut, pelaksanaan Kongres sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PWI, serta adanya persetujuan dalam rapat pleno PWI.
Dengan kesepakatan ini, diharapkan konflik internal yang terjadi selama ini dapat segera selesai dan PWI kembali menunjukkan kekuatan serta soliditasnya sebagai organisasi profesi wartawan di Indonesia.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post