KUALA KURUN – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gumas melaksanakan sosialisasi peningkatan media pembelajaran PAUD, sebagai sumber belajar pada satuan PAUD tahun 2024.
“Sekarang ini, lebih dari 70 persen satuan PAUD yang mengimplementasikan media pembelajaran baru di kegiatan belajar-mengajar mereka. Kami ingin angka itu bisa mencapai 100 persen,” kata Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas Aprianto, Minggu, 1 Desember 2024.
Penggunaan media pembelajaran pada satuan PAUD terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, untuk tingkatkan kualitas proses belajar-mengajar jenjang pendidikan dasar.
“Kami komitmen memberi dukungan, baik berupa pendanaan maupun pelatihan, agar seluruh satuan PAUD mengoptimalkan media pembelajaran sebagai sumber belajar utama, sehingga generasi muda bisa tumbuh menjadi anak cerdas, kreatif, dan berkarakter,” jelasnya.
Sebelumnya, Pj Bupati Gumas Herson B Aden mendorong satuan PAUD untuk memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi dan sumber daya lokal, sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih kreatif dan menyenangkan.
“Penyediaan media pembelajaran interaktif sudah menjadi prioritas kami dalam mendukung program PAUD yang berkualitas,” terangnya.
Dia mengakui, pengembangan media pembelajaran juga melibatkan kreativitas masyarakat setempat. Misalnya, alat peraga berbasis budaya lokal seperti mainan tradisional, cerita rakyat, dan lagu daerah mulai diintegrasikan dalam kurikulum. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga melestarikan kearifan lokal.
“Dengan media seperti video interaktif dan alat peraga kreatif, anak-anak lebih antusias mengikuti kegiatan belajar. Mereka belajar sambil bermain, dan ini sangat efektif,” tandasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post