SAMPIT – Sabran Ahmad, Ketua organisasi Dayak Misik Kalimantan Tengah (Kalteng) datang langsung ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk memberikan dukungan kepada salah satu bakal pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotim, Hj Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad.
Disebutkannya, Dayak Misik menyatakan mendukung Suprianti dan Muhammad Arsyad sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kotim, sehingga ditegaskannya pasangan ini mendapat dukungan penuh dari Dayak Misik.
“Karena Hj Suprianti Rambat dan Muhammad Arsyad ini sudah mengatakan bahwa jika ia terpilih nantinya akan membantu sepenuhnya program Dayak Misik Kalteng untuk memberantas kemiskinan di Kalteng khususnya di Kotim,” ujarnya, Selasa 15 September 2020, di Hotel Wella Sampit.

Lanjutnya, Dayak Misik sudah melihat bahwa pasangan ini ada kesungguhan dengan sepenuh hati untuk mengangkat Dayak Misik Kalteng. Sesuai cita-cita pendiri Kalteng yaitu untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat dayak di Kalteng termasuk Kotim.
“Karena dilihat selama ini Dayak Misik kesulitan karena tidak di dukung pemerintah program kami. Namun kalau mereka terpilih mereka berjanji membantu program Dayak Misik Kalteng. Program kami ini bukan program bupati dan wakil, akan dilaksanakan oleh Dayak Misik sendiri, bupati dan wakil hanya membantu agar program terlaksana di sini. Dan selama ini kami tidak pernah dapat bantuan,” terangnya.
Sabran Ahmad mengatakan, pihaknya melihat pasangan ini memahami dan bersedia membantu Dayak Misik. Insyaallah masyarakat Kalteng khususnya Kotim akan terbebas dari kemiskinan.
“Meskipun Suprianti bukan putri daerah, namun selama ini yang kami lihat putra daerah sendiri tidak ada membantu atau menyumbang pemikiran untuk menuntaskan masalah kemiskinan di daerahnya. Sedangkan mereka ini bersedia membantu masyarakat Kotim hidup bebas dari kemiskinan dan kesengsaraan,” ujarnya.
Untuk itu dirinya meminta agar masyarakat dapat memahami. Dayak Misik tidak ragu mendukung pasangan ini. Mereka akan melihat jika pasangan ini mencurahkan perhatiannya dengan penuh untuk masyarakat dayak maka pihaknya mendukung mereka memimpin tidak hanya satu periode.
“Sesuai dengan sejarah, Kotim ini merupakan kabupaten berumur ratusan tahun, tidak pernah pemimpin maju seorang ibu atau wanita. Maka kaum ibu harus mendukung ini, agar misik sadar akan dirinya, karena wanita juga dapat membangun daerahnya,” tegasnya.
Dikatakannya, wanita dan laki-laki sama derajatnya dalam memimpin negara. Mari kita bina agar wanita tidak hanya pandai mengurus rumah tangga namun juga pandai mengatur negara, mengatur bangsa.
“Di Kotim sudah terbentuk Dayak Misik di 125 desa di 17 Kecamatan. Dan kita sudah sepakat di seluruh Kalteng untuk menghindari diri dengan sifat-sifat tidak baik. Jangan coba-coba menyebarkan isu sara dan hoax. Karena kita ini bangsa Indonesia, jadi jika kita membuat hal-hal tidak baik sama saja memusuhi diri sendiri. Kita tidak perlu mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas,” sebutnya.
Ditambahakan oleh Sekretaris Dayak Misik Kalteng Dagut H Djunas, pihaknya menghimbau dan mengajak masyarakat adat dayak kelompok tani adat dayak secara khusus di Kotim agar bersama-sama memperjuangan dan menempatkan pasangan ini duduk menjadi Bupati dan Wakil Bupati di Kotim.
“Mengingat hati dan jiwa Suprianti ini tidak terpisahkan dengan masyarakat adat dayak, sebab itu kami percaya pasangan ini pasangan ideal yang akan membawa angin segar dan suasana baru di Kotim,” lanjutnya.
Dengan jumlah anggota Dayak Misik di 125 desa di Kotim dimana satu desa ada yang beranggotakan hingga 500 kepala keluarga. Ia yakin dukungan Dayak Misik akan mengantar pasangan ini menjadi orang nomor 1 dan 2 di Kotim.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post