SAMPIT – Setelah melalui proses panjang, akhirnya salah satu Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Suprianti-M Arsyad resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Pasangan dengan jargon Kotim Super ini merupakan pasangan calon yang pertama kali mendaftar setelah pendaftaran di KPU dibuka untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, hari ini pihaknya menerima dan meneliti keabsahan persyaratan pencalonan, apakah sudah lengkap dan sesuai dengan peraturan dari KPU.
“Selain itu, nanti juga bersama-sama akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan terhindar dari narkoba di rumah sakit dr Murjani Sampit. Untuk teknisnya akan disampaikan nanti,” ungkapnya, Jumat 4 September 2020.
Fathonah juga mengatakan, pihaknya memohon maaf karena keadaan saat ini ditengah pandemi Covid-19, ada pembatasan yang boleh masuk ke ruangan pendaftaran, dan pasangan calon harus sudah menjalani tes swab.
“Setelah hasilnya negatif baru bisa mengikuti pendaftaran,” ujarnya.
Meski yang masuk ke ruang pendaftaran dibatasi, namun terlihat di halaman KPU berhamburan pendukung pasangan Kotim Super ini. Hijau Putih yang melambangkan PKB dan Gerindra mewarnai halaman KPU pagi ini.
Disamping itu, Bakal Calon Bupati Kotim Suprianti mengatakan, pihaknya siap melaksanakan aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh KPU.
“Dan kami juga ucapkan terimakasih kepada KPU yang sudah menerima kami disini untuk mendaftarkan diri,” kata Suprianti.
Ditambahkan oleh Bakal Calon Wakil Bupati Kotim M.Arsyad, pihaknya sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan. Sehingga mereka bisa memasuki ruangan ini untuk mengikuti proses yang telah ditetapkan KPU untuk mencalon di Pilkda 9 desember 2020 nanti.
“Kami mohon doa dan restunya kepada seluruh kader partai pengusung, tim pemenangan, simpatisan, dan seluruh masyarakat. Semoga niatan baik kami dapat terlaksana,” demikiannya.
Penyerahan dokumen pendaftaran langsung dari Suprianti-M Arsyad kepada ketua KPU dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu menggunakan sarung tangan, masker dan menjaga jarak. Diman dokumen tersebut langsung diperiksa kelengkapannya oleh petugas KPU.
Pendaftaran Kotim Super ditutup dengan menggaungkan yel-yel dan jargon paslon.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post