PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, menyoroti pentingnya peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam mengurangi dan mencegah aktivitas balap liar. Menurutnya meskipun tantangannya besar, upaya bersama dari berbagai pihak dapat menjadikan lingkungan lebih aman bagi para pecinta otomotif.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, menyampaikan keprihatinannya terhadap masalah ini. Menurutnya, kurangnya perhatian dan pembinaan menjadi faktor utama dalam mendorong aktivitas berbahaya ini terus berlangsung.
“Pentingnya peran keluarga dalam mengarahkan minat anak-anak ke aktivitas yang positif dan aman. Dukungan dari lingkungan sekitar, termasuk sekolah dan komunitas, juga turut dibutuhkan untuk memberikan alternatif yang lebih aman bagi para pelajar yang tertarik pada bidang otomotif,” jelas Jati, Senin, 23 Desember 2024.
Menyadari bahwa balapan liar kerap dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki alternatif lain, Jati menyoroti kebutuhan akan fasilitas yang aman dan legal bagi para penggemar otomotif.
“Sirkuit Sabaru di Palangka Raya adalah contoh fasilitas yang memenuhi syarat dan dapat dijadikan solusi untuk mengurangi aktivitas balapan liar,” imbuhnya.
Jati mengajak pemerintah dan pihak kepolisian untuk bekerja sama dalam merumuskan langkah-langkah yang tepat guna menyediakan fasilitas aman bagi para pecinta otomotif.
“Sinergi antarberbagai pihak menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung minat anak muda tanpa mengorbankan keselamatan mereka,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post