SAMPIT – Pengurus dan anggota dewan pengurus cabang organisasi angkutan darat (Organda) kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan kekecewaan pihaknya terhadap salah seorang oknum pengurus Organda dan provinsi Kalimantan Tengah.
“Karena perlu diketahui organisasi ini untuk kepentingan orang banyak sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Bahkan ketika kami di Kabupaten membantu provinsi sebenarnya tidak masalah, namun kami harap tidak harus terus-menerus apalagi bukan untuk kegiatan organisasi,” kata seorang pengurus DPC organda Kotim Gahara Ramadan, Senin 23 Desember 2024.
Menurutnya, organda dibentuk untuk menaungi dan membantu pengusaha angkutan darat dalam menjalankan usahanya. Sehingga diharapkan organisasi ini menjadi rumah bersama untuk berbagi informasi dan mencari solusi jika ada masalah.
“Sudah seharusnya pengurus organda tingkat provinsi membantu dan membimbing organisasi di tingkat kabupaten. Sehingga jangan sampai di tingkat provinsi malah sebaliknya membuat organisasi di tingkat kabupaten tidak dapat berkembang,”tegasnya.
Bahkan menurutnya, hingga saat ini pengurus organda Kabupaten Kotim untuk pergantian waktu belum juga terlaksana. Padahal berdasarkan hasil rapat, sudah didapatkan nama untuk pergantian antar waktu tersebut.
“Yaitu pada 17 september 2024 lalu bendahara kami Budi Hariono mengundurkan diri yang disampaikan dalam rapat anggota dengan alasan ada kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan dan jarang berada di Kotim,”bebernya.
Sehingga Berdasarkan hasil rapat dan keputusan bersama Gahara diusulkan untuk menggantikan posisi tersebut untuk masa bakti 2023 hingga 2028. Selanjutnya pengurus provinsi menunjuk Gahara sebagai pelaksana tugas ketua organda Kotim dan diberi waktu tiga bulan untuk mempersiapkan tahapan menuju pelantikan.
“Sebelumnya, saya sudah meminta agar diberi waktu lebih panjang karena Belum lama ini kita masih dalam tahapan Pilkada 2024 sehingga cukup menyita waktu sejumlah pengurus yang kebetulan turut terlibat pelaksanaan Pilkada,”ungkapnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post