NANGA BULIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamandau kembali menggelar sidang paripurna pada Kamis 18 November 2021. Agenda sidang kali ini adalah penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar dan nota keuangan TA 2022 yang telah disampaikan oleh Bupati Lamandau.
Dengan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lamandau, M Bashar, dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Riko Porwanto, unsur pimpinan dan anggota DPRD, Sekda, Forkopimda dan sejumlah undangan lainnya, empat fraksi pendukung dewan diantaranya fraksi PDIP, fraksi Nasdem, fraksi Golkar, serta fraksi Gerindra menyampaikan pemandangan umumnya melalui juru bicaranya masing-masing.
Dijumpai usai pelaksanaan sidang paripurna, Ketua DPRD Lamandau, M Bashar mengatakan, seluruh fraksi pendukung dewan telah menyepakati Ranperda APBD TA 2022 untuk dibahas lebih lanjut. “Setelah melakukan pembahasan-pembahasan, baik di tingkat komisi maupun gabungan bersama tim anggaran eksekutif, dengan berbagai dinamika yang berkembang dengan tujuan bagaimana kita mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, Alhamdulillah telah disepakati beberapa poin, termasuk postur anggaran APBD Kabupaten Lamandau tahun 2022,” ungkapnya.
Dijelaskan Bashar, ketepatan postur anggaran APBD Kabupaten Lamandau juga telah melalui proses penandatanganan nota kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) menjadi KUA dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) menjadi PPA Ranperda APBD TA 2022. “Iya, kemarin juga telah ditandatangani nota kesepakatan RKUA menjadi KUA dan PPAS menjadi PPA dilanjutkan dengan penyampaian pidato pengantar dan nota keuangan APBD 2022 oleh Bupati, dan hari ini kita terima penyampaian pandangan fraksi-fraksi pendukung DPRD yang kita ketahui seluruh fraksi menyetujui. Ranperda APBD tahun 2022 untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya,” bebernya.
Agenda berikutnya, lanjut dia, adalah penyampaian tanggapan eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi pendukung DPRD Lamandau yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat 19 November 2021, besok.
(Btg/matakalteng.com)





















Discussion about this post