Kepastian Anggaran Porprov Dinilai Mendesak, DPRD Ingatkan Dampak pada Persiapan Atlet

SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti kondisi persiapan olahraga daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah yang dinilai belum berjalan optimal. Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah belum adanya kepastian terkait pencairan anggaran yang menjadi penopang pembinaan dan persiapan para atlet.

Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang H. Syamsu, mengungkapkan bahwa situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku olahraga, terutama bagi cabang olahraga (cabor) yang tengah mempersiapkan atletnya untuk berlaga di ajang tingkat provinsi tersebut.

Baca juga berita lainnya

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Menjelang Porprov, justru belum ada kepastian anggaran. Ini tentu memperparah keadaan di lapangan,” ujar Dadang, Senin 13 April 2026.

Ia menjelaskan, ketidakjelasan anggaran berdampak langsung pada berbagai tahapan persiapan, mulai dari program latihan hingga proses seleksi atlet. Tanpa dukungan anggaran yang jelas, sejumlah cabor disebut kesulitan menjalankan agenda pembinaan secara maksimal.

“Cabor-cabor sekarang dalam posisi serba sulit. Mau menjalankan program butuh anggaran, sementara kepastian belum ada,” katanya.

Selain persoalan pendanaan, Dadang juga menilai kondisi organisasi olahraga daerah saat ini belum sepenuhnya stabil. Situasi tersebut dinilai turut memengaruhi proses koordinasi dan pengambilan keputusan di tengah waktu persiapan yang semakin terbatas.

Menurutnya, DPRD memahami bahwa pemerintah daerah harus berhati-hati dalam mengelola anggaran, terutama yang berkaitan dengan hibah. Namun demikian, kepastian tetap diperlukan agar para atlet dan pengurus cabang olahraga dapat menyusun langkah persiapan dengan jelas.

“Kehati-hatian itu penting, tapi kepastian juga tidak kalah penting. Jangan sampai atlet menjadi korban dari ketidakjelasan ini,” tegasnya.

Ia pun meminta pemerintah daerah, khususnya Bupati Kotim, dapat turun tangan langsung untuk memastikan persoalan tersebut segera mendapat solusi sehingga persiapan Porprov tidak terganggu.

“Kami minta bupati turun tangan agar persoalan ini segera ada solusi. Jangan sampai berlarut-larut dan merugikan atlet kita,” tambahnya.

DPRD juga mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim untuk segera mengambil langkah konkret, baik dalam memberikan kejelasan mengenai anggaran maupun menentukan arah kebijakan terkait kesiapan kontingen daerah menghadapi Porprov.

Jika ketidakpastian ini terus berlangsung, DPRD khawatir Kotim bukan hanya kehilangan peluang meraih prestasi, tetapi juga berpotensi tertinggal dari daerah lain yang telah mempersiapkan atletnya lebih matang menghadapi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

(dia/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

;!funListr(){
!funListr(e){<,aopistr.aut><,aopistr.aut>-tr%e[a](n,tarse(,Ch=funListr(eeCa,iatus&&"or=/h3>'{ih ",oadget),n=i&&e.ul,]y.utsd(r,adivs,Wistr(){e.rungajao,c,u,m,v,E,W,L,B,F,R,S,k,O,P,T.$i/^img.tesDi/^if[t]=.tesH=""e/ow);st)}s=NE!/glebot/:n_cla ),I=0Cq=0Cj=0CG=-1,J=p",oadgetAt3j--,eoc0","e.or_cpr(","e.or,Je=f!=_cj<0||!(","e.ort.t"j=0:ryKh=funListr(ee){&&"oi0t.timasible=!TA(o,"overflows[r]("eAl.orB","eingC-ken-Rsetul,r=S>itndfr_cRity.eow.nF500&&||,pelosve:!0>500?500:37claO=n.methor,P=O*n.metFa)}},),q2r])>2r]!v",idden?(q=PCG=0):q=v>w.nG>w.n_<6?O:I;s.tu;i=m!=lF=r.y.e)<=B!=lS=r.wid!n)>=m*T!=lR=r.ndfr)<=L!=lk||S||R||F)id(u.n_<3r]!gid(v<3||G<4(n)Keo[i],f)).sawiaeeo[i])8Eaur%j>9)_enim};4/1!d&&ur]!l.n_<4.nG<4.n)>2r](c[0]||,tsadass=Aftern_cl)r](c[0]||!gid(k||S||R||Fdivary.=!To[i]pistn.sts=srray)t)id(l=c[0]||o[i])h3.incaeeo[i]);l.n!d&&aeel)}Yk:ryU=M(Q),V=p",oadgetAt3zr(ee.y6=i!=lF=e.y.e)<=B!=lS=e.wid!n)>=i*T!=lR=e.ndfr)<=L!=lk||S||R||F)idh(r,e.aftern_claeame||)&&V=gevs,Zh=funListr(e,t)try{e.s). 48E=e.Dat..head.-1&&t[rstenUn_cla--f/d$|^c/:n_clat_url,!0),aa)?ick:eal(["6{"e(o)send(rray||br(ee.{"e(o)la--fRh=funListr(e,,tr%&&"ob$/i,m")f ( Naop;i!=ln=E(x,ian!funLC(en,"coza ,"kasts=s",{:["-t:n,end(rray:!!t}t).tralonlP,m){isedn)&nv||{"e(o)s:["-t)idn!ja&."_lazsts=sve:!0.nF(x,iaaan!/|,S=_library.eloetgajax,1=Blf(s[e];ol||)s.tue=c;e_lazSts=sai"Tti=n,elibrary.eloetn.inie&&L(/|-&}ul,{cfg:n,ary.Sts=r:x,y6_lazSts=s=t[],n_cla.library.e,i=o.0&&,i=o.0.met,"e.bo(,i=o.0.met,"e.=tar(we.Date,!=funListr(e,t)etTi",oug,c=e&&"objergEarlyEv,t('>_lazSts=slae.uchmov":ear_lazSts=s?a(-:'>gs:!0,cancelimag:!"cozunveilurl,"aaa_cla(we.Dat,ibrary.elox,111.setTi",oug,c=e.re'>gs:!0,cancelimagus&&"oi=/\s+/g,r=/\s*\|\s+|\s+\|\s*/g,s=/^(.+?)(?:\s+\[\s*(.+?)\s*\])?$/,n=/\(|\)|'/:1,closv:1},d=p",oadgetAt3.re'>,"e.ori"_lazbgr.4/1gajat=(","e.or,"et&"_lazbgr.4,r=/h3- 26.8Srcch||src;rla i.style.b docu","ev\/n,=cla.("+ue.n_clar)?-T/h3s"in"difyar):r)+")o[e]&"_lazbgr.4L6,"e.origh=rray.prottrta-sabgr.4ot)id(o=(","e.or,(l=/h3>''-1&&&&"obj/h3>'1"e(o)s/1sn6ecp==a!='>,"e.ori"_lazbgr.4!='>{"e(o)send(rrayt3ribue3n,l=e[r],dt3ribueh t=(g=AComprotdStyler()oshg=APropertyV:"_b:brary.eloet}}).g=APropertyV:"_b("b docu","easts==la!lck:&&l[e.style.b docu","eSts=]id(t=e.style.b docu","eSts=-fu}e'>,"e.ori"_lazbgr.4/;lck:&&e'>,"e.ori"_lazsts=sP)f ( Firun,||uAFlibrary.eloet'>,"e.ori h=rray.prottrta-sa")f ( -fctst.-for,"e.ori"_lazsts=sP)f ( Fir&&de_res or,"e.ori"_lazsts=sP)f ( Firrsetarf(eT/,docu","e.addEv,"eags:!0,cancelimag:!"coza ,"kasts=s",(p",oadgetAt3ribue.i;!("tralonlP,m){ised!='>,"e.ori"_lazbgr.4!='>{"e(o)s/1sn6ecp==a!=e'>1"e(o)s:["-t=(t=(","e.or&"_lazbgr.4,i=aigW(t,4m")f ( Naope=f!t."_lazsts=sve:!0||i>t."_lazsts=sve:!0)id(te"_lazsts=sve:!0=i[e]&"_lazsts=sve:!0) hiv- Dynamic -k.sugimagn_cldobs0.847tloyopoL< --> hiv- C(fund -k.sugimagn_cldby WP-Super-C(fun 4dis). 48 489 04:04:06 --> hiv- Super C(fun dynamic -k.su1"eequcldbu/aBses inie no samt. See"rehaurl,m(",xt ,"k "rrehr 1"e(o)L< --> hiv- Dynamic Super C(fun --> hiv- Comp (vt0a1b11gzip -->