SAMPIT – Pemerintah Daerah diminta lebih serius dalam mengidentifikasi potensi lokal di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi yang merata. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kotim, Marudin.
“Pemerintah Daerah harus segera mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk meretas kesenjangan ekonomi antar wilayah,” ujar Marudin, Kamis 24 April 2025.
Ia menegaskan bahwa wilayah pedalaman harus dilihat dari perspektif potensi sumber daya alam yang dimiliki. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.
Marudin juga mendorong pemerintah agar menggerakkan ekonomi melalui industrialisasi komoditas unggulan dan perbaikan kebijakan perniagaan. Menurutnya, arah kebijakan pembangunan ekonomi perlu berpijak pada kekuatan lokal yang memiliki daya saing tinggi.
“Optimalisasi potensi ekonomi bisa dilakukan dengan pembangunan infrastruktur yang menunjang konektivitas. Hal ini penting untuk mempercepat pengembangan wilayah,” jelasnya.
Ia menambahkan, perlu adanya stimulus yang berkesinambungan untuk para pelaku usaha yang telah berkontribusi besar terhadap pemasukan daerah. Kebijakan ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan usaha lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain ekonomi, pembangunan infrastruktur juga menjadi sorotan. Marudin menyebut bahwa pembangunan fisik dan nonfisik harus dilakukan secara merata, tidak hanya terpusat di kota tetapi juga menyasar desa-desa.
“Masih banyak keluhan masyarakat tentang infrastruktur yang lambat dibenahi. Jalan rusak, jembatan yang tidak layak, bahkan tiang listrik dari kayu masih banyak ditemukan. Ini harus jadi perhatian khusus,” tegasnya.
Ia berharap semua persoalan ini dapat dipertimbangkan secara serius dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Kotim 2025–2029, agar pembangunan lima tahun ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di semua lapisan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post