SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Julliansyah menyebutkan pelaksanaan mudik di Idulfitri 2025 ini berjalan lancar. dia mengapresiasi pemerintah bersmaa dengan instansi terkait di Kotim yang sudah sukses mengamankan mudik yang tidak ada kendala.
“Kita patut apresiasi mulai dari skema mudim yang diatur pemerintah sehingga sampai puncak arus mudik kemarin kita tidka melihat adanya penumpang yang terlantar dan menumpuk di terminal ataupun pelabuhan di Kota Sampit,” kata Juliansyah, Selasa 1 April 2025.
Menurutnya catatan mudik yang cukup baik ini memang harus dipertahankan dari tahun ke tahun. Dia walnya sempat mewanti-wanti agar mudik tahun ini harus maksimal salah satunya penumpang tidak ada yang terlantar lagi.
Dari rekapitulasi mudik tahhun ini berdasarkan dari catatan Bandara Haji Asan Sampit pergerakan penumpang selama arus mudik mencapai 4.877 jiwa, meliputi 2.783 penumpang naik atau berangkat dan 2.094 penumpang turun. Arus mudik tahun ini melonjak dibanding tahun 2024. Dari dimulainya posko sampai dengan H-1 Lebaran ini tercatat ada 4.877 penumpang.
Jumlah penumpang pada periode arus mudik di Bandara Haji Asan Sampit tahun ini mengalami peningkatan lebih dari 100 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. Arus mudik Lebaran 2024 jumlah pergerakan penumpang di Bandara Haji Asan Sampit sebanyak 2.020 penumpang, meliputi 1.262 penumpang naik dan 758 penumpang turun.
Sementara pengguna jasa kapal laut sebanyak 7.756 pemudik diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit pada H-2 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Jumlah itu merupakan penghitungan jumlah penumpang naik sejak posko Angkutan Laut Lebaran 2025 di Pelabuhan Sampit diberlakukan, yakni sejak H-10 Lebaran atau 21 Maret 2025.
Ada sembilan kapal yang diberangkatkan pada rentang waktu tersebut, yakni lima kapal dari PT Dharma Lautan Utama dan empat kapal dari PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero).
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post