SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur M Kurniawan Anwar berkomitmen untuk melanjutkan pelaksanaan program listrik masuk desa dan air bersih yang merupakan program aspirasi masyarakat melalui dana pokok pikiran dirinya selaku anggota DPRD kabupaten Kotim perwakilan daerah pemilihan I yakni Kecamatan MB Ketapang.
“Kurang lebih bulan Januari 2025 kemarin sudah terpasang jaringan TR, itu jaringan yang lebih besar di desa Pelangian. Insya Allah dalam tahun ini juga menurut informasi setelah dikonfirmasi melalui pimpinan PLN Sampit, untuk di Jalan Iskandar juga akan ada penambahan,”kata Kurniawan, Selasa 25 Maret 2025.
Karena ujarnya, di wilayah itu masyarakat sudah sangat pesat namun listrik masih minim. Bahkan informasi dari masyarakat banyak tegangan yang drop.
“Selanjutnya, kami masih ada rencana di desa Bangkuang Makmur yang insya Allah juga sudah ada progres kemarin untuk pemasangan listriknya. Hal ini akan terus kita perjuangkan, karena masyarakat sangat membutuhkan pembangunan khususnya di sektor listrik,” ungkapnya.
Menurutnya, saat ini di Desa Bangkuang Makmur memang sudah terpasang kurang lebih di 20 rumah dan satu mushola. Namun hanya dialiri menggunakan jangkauan listrik pendek yaitu satu meter listrik, sehingga ketika menjelang malan hari tegangan listrik tidak stabil.
“Kemarin sudah masuk kita sampaikan waktu 2024 ke pimpinan PLN di Pangkalanbun, untuk Kalteng akan dijadikan prototitas karena sudah kita sampaikan fakta dan tim lapangan juga sudah melakukan pengecekkan. Insyaallah semoga 2025 ini listrik sudah bisa tersambung,”imbuhnya.
Untuk selanjutnya kata Kurniawan, dirinya akan terus mengembangkan air bersih melalui PDAM. Yang mana pada saat dirinya berkunjung ke Perumahan Bina Karya, di sana belum ada teraliri PDAM lantaran belum adanya pipa besar.
“Yaitu pipa induk dari PDAM, jadi sementara kita berencana menggunakan sumur bor dalam. Dan hal itu sudah masuk di program prioritas,”tegasnya.
Sementara untuk desa Telaga lanjutnya, juga ada program penerangan jalan umum khususnua di Jalan Iskandar. Yang mana program itu juga telah masuk di dalam program prioritas tahun 2025-2026.
“Yang jelas di tahun 2025 ini kita masih melanjutkan terkait program pemasangan listrik dan PDAM yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama saat musim kemarau,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post