SAMPIT – Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Riskon Fabiansyah mengatakan, untuk mencegah pengaruh buruk media sosial terhadap anak-anak bisa dilakukan melalui parenting orang tua yang dibantu dikuatkan oleh pihak sekolah.
“Karena saya melihat sudah ada grup parenting dan perkumpulan orang tua di sekolah-sekolah. Tinggal bagaimana tenaga pendidik menekankan pentingnya peran orang tua dalam memantau aplikasi yang digunakan anak-anak mereka di handphone,”kata Riskon, Kamis 30 Januari 2025.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat memberikan pengaruh besar terhadap anak-anak, khususnya dalam dunia pendidikan. Bahkan, anak-anak sangat mudah meniru apa yang mereka lihat dan dengar di media sosial, yang dapat berdampak buruk jika tidak diawasi dengan baik.
“Sehingga sangat kita harapkan group parenting orang tua ini dikuatkan agar bisa memfilter penggunaannya, supaya anak-anak tidak terpengaruh negatif terhadap penggunaan gadget ataupun internet,”tegasnya.
Tambahnya, pengaruh digitalisasi memang banyak memberikan dampak positif namun tetap harus diawasi karena banyak pula yang memberikan pengarug terhadap perbuatan negatif. Seperti yang nampak dalam beberapa bulan terakhir.
“Seperti kasus asusila yang melibatkan pelajar di Kotim mengalami peningkatan. Fenomena ini semakin memperkuat urgensi pengawasan yang lebih ketat terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,”bebernya.
Lanjut Riskon, pengawasan terhadap penggunaan gadget harus diperkuat agar anak-anak tidak terpengaruh oleh konten negatif yang dapat memicu perilaku menyimpang, seperti balapan liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post