SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Abadi menyampaikan, pentingnya adanya kajian yang mendalam dan komprehensif sebelum program cetak sawah dilaksanakan terutama terkait data dan peta petani yang ada di daerah.
“Terkait program cetak sawah yang salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Kotim tentu kami sangat menyambut baik adanya program tersebut namun dengan catatan harus dilakukan kajian terlebih dahulu,”ujarnya, Selasa 28 Januari 2025.
Lanjutnya, program ini memang memiliki potensi besar namun harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian yang mana salah satu kendala utama adalah terbatasnya jumlah petani yang ada karena sebagian besar petani yang aktif saat ini sudah berusia lanjut.
“Untuk itu dalam pelaksanaan programnya harus melibatkan dukungan dari petani milenial. Karena meski secara ketersediaan lahan sudah bisa dikatakan sangat siap untuk mendukung program ini namun SDM nya juga harus diperhatikan,”tegasnya.
Menurutnya, dalam hal ini petani milenial dinilai memiliki potensi besar untuk menerapkan teknologi pertanian modern agar menjadi perhatian pemerintah yaitu untuk mewujudkan program tentu membutuhkan petani yang tidak hanya memiliki pengetahuan tentang pertanian tetapi juga bisa memanfaatkan teknologi yang ada.
“Oleh karena itu penting bagi kita untuk memastikan data yang akurat tentang keberadaan dan potensi petani di daerah kita. Mari kita bersama mengawal dan memastikan program yang direncanakan ini, tidak hanya menghasilkan peningkatan produksi pangan tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post