SAMPIT – Bupati kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor menegakkan agar pembukaan lahan untuk penanaman jagung serentak di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kotim nantinya tidak boleh dilakukan pembakaran.
“Pembukaan lahan untuk program ini akan dilakukan tanpa menggunakan cara pembakaran, hal ini untuk memastikan proses yang aman dan ramah lingkungan,”ujarnya, Selasa 28 Januari 2025.
Menurutnya, Pemerintah Daerah setelah menyediakan ekskavator di setiap Kecamatan untuk memastikan pengolahan lahan dilakukan dengan aman dan sesuai dengan prinsip berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang didorong oleh pemerintah pusat hendaknya semua pihak mendukung inisiatif ini dengan serius terutama dalam pembukaan lahannya agar tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan sekitar,”tegasnya.
Tambahnya, mengingat hal ini merupakan program besar yang dimulai dari Instruksi Presiden langsung sehingga anggaran di tingkat kabupaten pun sudah disiapkan dengan harapan semua desa dapat berpartisipasi dan menyiapkan lahan yang siap untuk ditanami jagung.
“Dalam rencana tersebut Setiap Desa dikotib kita bisa menyediakan lahan sekitar 50 hingga 100 ekor untuk penanaman jagung sehingga secara keseluruhan target bawah sarahan yang akan digarap adalah 23.217 hektare di 160 Desa se Kotim,”ucapnya.
Dirinya memastikan hasil panen jagung yang akan ditanam ini nantinya akan diserap oleh pemerintah melalui Bulog dengan harga yang kompetitif.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post