SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Langkap mengapresiasi program pembangunan yang diajukan oleh dinas pendidikan setempat dalam tahun anggaran 2025 yang dinilai mulai menjawab keluhan guru-guru saat ini di lapangan.
Salah satunya yaitu program pembangunan rumah dinas guru yang baru, rehabilitasi sekolah dan pembangunan fasilitas pendidikan lainnya.
“Karena kami melihat pada saat reses banyak sekali rumah dinas serta sekolah yang mengalami kerusakan. Bahkan merupakan peninggalan dari orde baru yang dibangun dengan dana Inpres pada tahun 80-an dan 90-an, yang sampai saat ini belum pernah dilakukan rehabilitasi,”ujarnya, Senin 2 Desember 2024.
Dirinya juga mengingatkan bahwa rumah dinas guru harus dimanfaatkan atau dihuni oleh para guru bukan pihak lain. Agar jangan sampai ada lagi kasus guru yang terpaksa mengontrak rumah sementara rumah dinas ditempati oleh orang lain yang tidak diperuntukkan. Mengingat Kejadian ini cukup sering ditemukan di lapangan.
“Selain itu kami juga mengapresiasi efisiensi anggaran perjalanan dinas di lingkup Dinas Pendidikan yang lebih minim dibandingkan dinas lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa dinas terkait lebih besar fokusnya terhadap pembangunan fasilitas pendidikan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,”tegasnya.
Karena menurutnya dengan minimnya anggaran untuk perjalanan dinas maka alokasi dana bisa dialihkan untuk program yang berdampak langsung seperti perbaikan atau perawatan rumah dinas guru maupun bangunan sekolah yang menjadi ujung tombak kesuksesan pendidikan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post