SAMPIT – Plt Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur Atimaraahini menyampaikan, selain kesiapsiagaan personil pemadaman kebakaran dan penyelamatan diperlukan juga penambahan Armada penunjang. Mengingat keberadaan Armada saat ini masih sangat kurang.
“Apalagi mulai September lalu kami juga menempatkan satu mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Kota Besi, karena dalam waktu berdekatan terjadi 3 kali kebakaran di wilayah itu. Sehingga pihak Kecamatan serta masyarakat setempat juga memohon melalui Bupati untuk adanya 1 unit Armada yang dioperasikan di wilayah Kota Besi dan kami sudah memenuhi itu,”ujarnya, Senin 2 Desember 2024.
Dirinya mengakui setelah adanya empat orang yang dijadwalkan piket secara bergantian di wilayah itu bisa meminimalisir terjadinya kebakaran. Begitu juga dengan penyelamatan seperti evakuasi sarang tawon yang memang harus segera ditangani karena bisa membahayakan masyarakat.
“Apalagi di daerah kita ini banyak sekali sarang tawon berbisa yaitu tawon Vespa. Jika menggigit tepat pada aliran darah bisa sampai mematikan,”jelasnya.
Ditambahkannya, sesuai dengan keadaan di kecamatan yaitu melihat dari padatnya penduduk, saat ini memang sudah direncanakan untuk pengadaan unit Armada pemadam kebakaran tambahan. Namun hal itu masih dalam pengajian Karena untuk pengoperasian Armada itu sendiri tidak bisa sembarangan, yaitu memerlukan keahlian khusus.
“Sebenarnya dengan keberadaan 5 Armada saat ini kami menilai masih kurang, dengan melihat luasan di Kabupaten Kotim terutama untuk menjangkau wilayah kecamatan yang berada di daerah hulu yang jaraknya cukup jauh,”tegasnta
Sehingga seharusnya kata Ati, mereka memiliki armada sendiri di wilayah itu seperti di kecamatan Antang Kalang dan juga Seranau. Terlebih untuk kecamatan Seranau yang berada di seberang sungai, dan tidak memungkinkan Armada untuk dibawa ke seberang pada saat terjadi kebakaran.
“Apalagi menghitung pula dengan jumlah penduduk di kecamatan Seranau yang saat ini bertambah padat. Harapan kami ke depannya ada penambahan unit Armada serta pelatihan untuk warga sekitar, terkait melakukan pemadaman kebakaran untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hebat khususnya di wilayah-wilayah yang jauh dari jangkauan dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post