SAMPIT – Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mendukung adanya pembangunan rumah sakit baru di luar Kota Sampit khususnya di wilayah Sebabi, Kecamatan Telawang.
Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi III Langkap saat rapat kerja bersama mitra salah satunya Dinas Kesehatan. Karena ia menilai bahwa pembangunan tersebut akan berdampak positif bagi pendapatan daerah dan layanan kesehatan.
“Kami pada prinsipnya mendukung pembangunan rumah sakit di Sebabi. Jika warga Sebabi dialihkan BPJS-nya ke Seruyan, maka dana kapitasinya akan masuk ke Seruyan, dan ini akan mengurangi pendapatan Puskesmas di Kotim,” kata Langkap, Minggu 20 Oktober 2024.
Menurutnya, dana kapitasi sangat penting karena digunakan untuk insentif tenaga kesehatan, pembelian obat, bahan habis pakai, dan operasional fasilitas kesehatan Puskesmas.
“Untuk itu jika ada rumah sakit di Sebabi, semua masyarakat Kotim khususnya yang disana bisa tercover layanan kesehatan pemerintah Kotim. Karena biasanya mereka memilih berobat di rumah sakit Hanau yang ada di Seruyan lantaran lebih dekat dibanding harus ke RSUD dr Murjani Sampit,”bebernya.
Langkap menekankan pembangunan rumah sakit di Sebabi akan membantu mengamankan dana kapitasi untuk fasilitas kesehatan di Kotim. Dengan begitu, operasional layanan kesehatan di Kotim tetap berjalan optimal, dan warga Sebabi bisa mendapatkan akses kesehatan lebih cepat.
Adapun sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, mengatakan saat ini pihaknya sedang membuat kajian untuk membangun rumah sakit di Sebabi. Hal itu karena warga yang berobat di Puskesmas Sebabi diarahkan untuk rujukan ke Rumah Sakit Hanau tipe B.
“Sebenarnya, kami berharap warga Sebabi bisa dirujuk ke rumah sakit di Sampit agar pendapatan layanan kesehatan tetap terjaga di Kotim. Namun, dengan adanya RS Hanau, kemungkinan besar rujukan diarahkan ke sana,” kata Umar.
Jika kajian tersebut memungkinkan, pihaknya akan kembangkan rumah sakit di Sebabi agar rujukan pasien bisa tertangani tetap dari rumah sakit di Kotim dan di sisi lain tidak terjadi penumpukan pasien di RSUD dr Murjani Sampit.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post