SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Dadang Siswanto menyampaikan, agar bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil menengah UMKM khususnya di kabupaten Kotim dapat lebih optimal terutama melalui perbantuan modal.
“Program bantuan dari pemerintah ini akan mampu mendorong para pelaku usaha menjalankan serta mengembangkan kegiatan bisnisnya. Hal ini juga akan berkaitan dengan kegiatan perekonomian di Kotim,”ujarnya, Jumat 27 September 2024.
Apalagi lanjutnya, jumlah pelaku UMKM hingga tahun 2024 ini ada sebanyak 31.838. Jumlah ini diyakini akan mampu mendongkrak perekonomian daerah jika semuanya dapat berkembang.
“Para pelaku usaha harus kita beri dukungan terus-menerus, dan bantuan itu harus berkelanjutan agar dapat membantu UMKM meningkatkan daya saingnya. Bantuan yang diberikan juga harus tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan UMKM,”tegasnya.
Pada Agustus lalu, pemerintah Kotim menyerahkan bantuan UMKM senilai Rp37,5 juta untuk kelompok nelayan Desa Soren, Kecamatan Kota Besi. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis bersamaan dengan acara penyerahan bantuan sembako, kursi roda, dan penyampaian pembangunan Puskesmas Pembantu di Desa Rasau Tumbuh.
Kepala Desa Soren, Subhanur, mewakili masyarakat desa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Selama tahun 2024, tiga kelompok UMKM bidang perikanan dan peternakan di desa tersebut telah menerima bantuan dari pemerintah daerah dengan rata-rata anggaran sebesar Rp30 juta,”bebernya.
Sebagai informasi, Pemerintah Daerah melalui Perbankan memiliki berbagai macam program untuk memberikan pinjaman modal bagi koperasi maupun UMKM yang ingin mengembangkan usahanya.
Akses permodalan bertujuan untuk membantu Koperasi maupun UMKM dalam memenuhi kebutuhan modal usaha jangka pendeknya serta mengatur arus kas usahanya kedepan agar lebih terkontrol.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post