SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Abadi menekankan, agar bantuan internet gratis dari pemerintah dipasang di desa-desa yang selama ini belum mendapatkan internet. Hal itu salah satunya untuk membantu pendidikan di desa.
“Ada sebanyak 31 lokasi internet gratis yang akan dipasang oleh pemerintah dan itu kita harapkan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, terutama di bidang pendidikan agar anak-anak bisa mengakses bahan pembelajaran yang lebih luas terutama mereka yang berada di desa,”ujarnya, Jumat 20 September 2024.
Khususnya di wilayah utara Kotim menurutnya selama ini masih banyak desa yang belum memiliki jaringan internet, sehingga ketika dilakukan pembelajaran dalam jaringan anak-anak ini tidak bisa melaksanakannya.
“Maka dari itu untuk mewujudkan generasi emas sesuai tujuan nasional, maka melalui bantuan internet gratis ini diharapkan juga dapat memberikan dampak positif terhadap dunia pendidikan, untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah ini,”tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kotim Marzuki mengatakan, 31 lokasi akses internet gratis itu akan dipasang di 30 sekolah dan satu pada Polsubsektor Tualan Hulu.
“Prioritas kita memang diberikan kepada satuan pendidikan karena urgensi kegiatan online dan daring di sekolah, sehingga diharapkan akses internet khususnya di wilayah terpencil dan terisolir dapat terhubung sepenuhnya pada tahun 2025 mendatang,”bebernya.
Disebutkannya, salah satu sekolah yang selama ini kesulitan mengakses internet bahkan harus menumpang di sekolah lain yaitu MTS Darussalam Kecamatan Kota Besi. Sehingga dengan adanya internet gratis ini diharapkan dapat mempermudah kegiatan belajar dan mengajar di sekolah itu.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post