SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mengeluarkan rekomendasi untuk Dinas Pendidikan Kotim agar diteruskan ke semua sekolah di bawah naungannya. Rekomendasi itu dikeluarkan setelah selesai dilaksanakannya rapat dengar pendapat (RDP) mengenai beberapa pungutan yang kerap kali dilakukan di sekolah.
“Adapaun rekomendasi kita yaitu agar dilaksanakan evaluasi dan monitoring penggunaan dana BOS-P di semua satuan pendidikan di Kotim,”ujar Ketua Komisi III DPRD Kotim, Marianie, Senin 5 Agustus 2024.
Kemudian lanjutnya, mendoromg optimalisasi keberadaan komite sekolah dan ke depan meminta pemerintah daerah untuk memfasilitasi dalam rangka pengembangan sarana prasarana pendidikan di sekolah.
“Sehingga tidak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun, pihak komite agar kreatif dalam pendanaan sekolah bisa melalui kerjasama dengan perusahaan dalam bentuk CSR,”tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan dan pemenuhan ketersediaan SDM di tingkat pengawas dan disesuaikan dengan jumlah satuan pendidikan yang ada di Kotim serta melarang semua satuan pendidikan di Kotim untuk menjual buku dan LKS di sekolah.
“Itu yang akan menjadi catatan kita, itulah yang harus disampaikan ke masing-masing sekolah. Jadi kami memberikan rekomenadi kepala Kepala Dinas Pendidikan, kemudian Kadisdik akan menyampaikan ke masing-masing sekolah, baik untuk regulasi maupun masalah pungutan-pungutan tadi. Jadi tidak ada lagi kedepanya pungut memungut,” bebernya.
Tambahnya, kedepan pihaknya akan melihat lagi, karena setiap tahun selalu terulang ada saja pungutan. Sehingga nantinya tidak hanya dua sekolah yang pihaknya panggil dalam RDP saja, semua akan dipantau. Karena surat rekomendasi ini akan disampaikan kepada semua sekolah.
“Jadi tidak ada lagi nanti alasan bahwa sekolah ini tidak mengetahui ada teguran sebelumnya. Semua sekolah baik SD maupun SMP nanti akan diberi pemberitahuan ini, dengan dikeluarkannya pemberitahuan ini diharapkan ada pengawasan yang lebih ketat,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post