SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Darmawati menilai, banjir masih menjadi masalah utama disebagian besar kecamatan di Kotim. Paling tidak ada 12 kecamatan berpotensi mengalami banjir.
“Kejadian ini terus berulang setiap tahunnya. Sehingga kami perlu menyoroti program penanggulangan banjir yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Termasuk banjir dalam kota, Kita menyaksikan hujan dengan intensitas yang sedang ke tinggi dalam waktu yang tidak lama membuat banjir, termasuk di jalan-jalan utama,”ujarnya, Rabu 12 Juni 2024.
Kondisi ini menurutnya, dapat berlangsung berhari-hari bertahan di perumahan warga sehingga perlu penanganan yang komprehensif.
“Tidak hanya Ketika terjadi banjir, baru kemudi ribut. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini karena masih dalam musim hujan. Mohon ini menjadi perhatian,”tegasnya.
Terpisah, Wakil Bupati Kotim Irawati menyampaikan, perubahan iklim berdampak pada cuaca ekstrim yang terjadi diseluruh dunia. Perubahan iklim global ini mengakibatkan cuaca yang tidak menentu, termasuk juga di Kotim.
“Untuk itu, pemerintah melalui SKPD terkait telah berupaya maksimal untuk melakukan mitigasi untuk mencegah dan mengurangi dampak dari bencana alam tersebut,”ujarnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post