SAMPIT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson mengajak seluruh elemen masyarakat menerapkan nilai-nilai Pancasila terutama menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024, hal itu agar bersama-sama menciptakan daerah yang aman dan tertib.
“Pemilu merupakan musyawarah besar rakyat Indonesia, sebagai salah satu implementasi dari pelaksanaan atau perwujudan nilai-nilai pancasila, terutama pada sila keempat, karena pada hari yang sama seluruh warga negara yang terdaftar sebagai pemilih dapat memberikan pendapat berupa suara di TPS,” ujarnya, Sabtu 1 Juni 2024.
Lanjutnya, du Indonesia salah satu cara untuk mengambil keputusan termasuk untuk memilih pemimpin dilakukan dengan cara musyawarah mufakat, maka pemilu sebagai salah satu implementasi dari pelaksanaan atau perwujudan nilai-nilai yang ada dalam pancasila.
Dia juga mengatakan bahwa sebagai suatu ciri negara demokrasi adalah adanya partisipasi masyarakat. Sebagai pemilih yang berpartisipasi aktif, salah satu cirinya adalah dengan mengecek, apakah sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap. Setelah terdaftar kemudian ikut hadir dalam memilih pada hari pemungutan suara.
“Bagi penyelenggara Pemilu juga kita harapkan menerapkan keadilan dan kejujuran sebagai prioritas dalam bertugas, serta menjalankan tupoksi sesuai regulasi yang ada. Sehingga, akan terwujud Pemilu yang melahirkan Pemimpin, yaitu wakil rakyat yang baik,” tegasnya.
Terutama tambahnya, untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil seperti yang tercantum pada Pasal 2 UU Nomor 7 Tahun 2017 adalah tugas bersama dalam rangka melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang bisa memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post