SAMPIT – Insiden penembakan kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang pria berusia 44 tahun mengalami luka tembak di bagian perut dalam peristiwa yang terjadi di areal PT Sinar Cipta Cemerlang (SCC), Desa Rubung Buyung, Blok 33, Kecamatan Cempaga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 31 Mei 2024, sekitar pukul 17.00 WIB. MW, saudara korban, mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya belum mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
Akibat luka yang cukup serius, korban harus segera dirujuk ke rumah sakit RSU dr Murjani Sampit, untuk mendapatkan perawatan intensif. “Kami belum tahu siapa yang menembak,” kata kerabat korban MW, Sabtu 1 Juni 2024.
Dia menyayangkan insiden tersebut dan mengatakan bahwa tindakan penembakan yang dilakukan oleh oknum yang belum diketahui ini merupakan tindakan yang membahayakan bagi nyawa masyarakat. Dia menambahkan bahwa kondisi korban saat ini cukup memprihatinkan dan sangat membutuhkan penanganan medis yang cepat dan tepat.
“Kalau saudara kami salah, mengapa mesti dilumpuhkan dengan ditembak di perut,” ucapnya. Menurutnya pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku penembakan dan jenis senjata api yang digunakan. Sehingga peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kotim saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut belum menanggapi terkait insiden yang diduga terjadi di PT SCC, Kecamatan Cempaga, Kotim tersebut. .
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan ini, pukul 14.00 WIB, dari salah satu warga Rubung Buyung mengatakan bahwa korban penembakan oleh oknum yang tidak dikenal telah meninggal dunia saat di perjalanan untuk di rujuk ke Palangka Raya dan saat ini sudah berada di rumah duka. “Saat ini kami sedang berada di rumah duka untuk persiapan sholat jenazah,” kata Iwan salah satu warga setempat kepda wartawan ini Sabtu, 1 Juni 2024.
Namun, ia tidak menjelaskan secara detail terkait kapan pria berusia 44 tahun tersebut menghembuskan nafasnya. Akan tetapi menurutnya saat ini keadaan sudah kondusif. “Saat ini pihak dari kepolisian Polda dan Polres berada di rumah duka. Untuk situasinya sudah kondusif. Untuk kapan korban meninggal saya belum tau,” bebernya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post