SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Rimbun menyampaikan tips agar desa bisa lebih maju. Salah satunya dengan cara menjalin kerjasama yang baik antara Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Kotim ini.
“Kades dan BPD merupakan satu kesatuan di desa, sehingga jangan menonjolkan ego masing-masing. Harus bahu membahu membangun desa,” ujarnya, Senin 13 Mei 2024.
Lanjutnya, kades dan BPD jangan sampai saling bersebrangan. Kalaupun ada perbedaan pendapat, itu merupakan hal yang wajar dan harus segera dikoordinasikan bersama, untuk mencari jalan keluar terbaik melalui komunikasi yang sehat.
“Apabila terjadi perbedaan pendapat, maka segera dikomunikasikan dan cari jalan keluar yang terbaik. Jangan dibiarkan berlarut, karena akan berpengaruh pada jalannya roda pemerintahan di desa,” tegasnya.
Ia juga mengatakan, jika terjalin kerjasama yang baik antara kades, perangkat desa, BPD dan masyarakat, maka kegiatan pembangunan di desa akan lebih baik dan semakin maju, sehingga kesejahteraan dapat terwujud.
“Untuk itu, kami ingin kades dan BPD bersama masyarakat harus bersatu dalam membangun desa, sehingga terwujud desa yang terus
maju,” ujarnya.
Sebelumnya Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan, pada tahun 2022, desa mandiri baru terdapat 7 desa, dan pada tahun 2023 sudah ada 70 tujuh puluh desa yang meningkat statusnya menjadi desa mandiri.
“Dengan status desa mandiri dinilai sudah terpenuhinya berbagai program pembangunan di desa yang meliputi empat aspek. Yaitu kebutuhan dasar, pelayanan dasar, lingkungan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa hingga SDM,”ujar Halikinnor.
Karena tambahnya, jumlah desa mandiri tersebut juga merupakan salah satu indikator pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kotim 2021-2026.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post