SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah, mendukung pemerintah untuk menurunkan alat berat guna membantu mengatasi banjir, terutama di saat musim penghujan seperti sekarang ini.
Ia menilai, langkah pemerintah kabupaten setempat, yang telah mengoperasionalkan excavator amfibi, untuk penanganan banjir di Sampit sudah tepat.
“Kita berharap ke depan memang excavator amfibi ini diefektifkan dan disiagakan, khususnya di dalam perkotaan, terutama di daerah titiktitik yang rawan banjir,” ujarnya, Kamis, 14 Desember 2023.
Diketahui, alat berat seharga Rp5,3Miliar itu digunakan untuk pencegahan banjir di Sampit yang meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang dengan mengeruk sungai kecil dan drainase yang dangkal.
“Terutama saya sering menerima keluhan masyarakat, serta turun langsung ke beberapa titik permukiman yang kerap dilanda banjir di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Memang perlu penanganan dari pemerintah dengan menurunkan alat berat, karena tidak dimungkinkan untuk masyarakat melakukan Pembersihan sungai secara manual,” tegasnya.
Menurutnya, banjir di perkotaan bisa saja dipicu oleh saluran drainase yang belum pernah dinormalisasi. Ada pula yang mungkin telah dilakukan normalisasi, namun sudah dalam jangka waktu yang lama sehingga kembali terjadi pendangkalan.
“Sebelum difungsikan, kami berharap dipetakan dulu mana daerah yang saluran drainase dalam perkotaan ini yang memang daerah rawan banjir,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post